Senin, 27 Oktober 2014

TERMODINAMIKA PEMANFAATAN PANAS GAS BUANG GENSET

Undergraduate Theses from JBPTITBPP / 2014-06-02 09:06:15
Oleh : MUHAMMAD FAJAR NUGROHO (NIM : 13105015); Pembimbing : Dr.Ir. Prihadi Setyo Darmanto, S1 - Department of Mechanical Engineering
Dibuat : 2011


Meningkatnya harga bahan bakar, berbagai macam usaha ditempuh untuk meningkatkan efesiensi penggunaan bahan bakar, dan muncul sebuah pemanfaatan yang di sebut Siklus Rankine Organik. Dalam pemanfaatan Siklus Rankine Organik ada beberapa factor yang akan diterapkan. Salah satunya yaitu Heat recovery (pemanfaatan panas) dapat diterapkan pada mesin yang mempunyai emisi gas buang panas dalam pengoperasiannya untuk efesiensi pengunaan bahan bakar.

Gas buang genset merupakan salah satu emisi panas yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi panas untuk siklus Rankine organik untuk menghasilkan listrik. Bukan hanyak gas buang genset saja, Tiga fluida organik dapat dipilih sebagai fluida kerja yaitu R-123, R113 dan R-141b. 

Fluida kerja-fluida kerja tersebut dianalisis pada efisiensi isentropis turbin antara 0,7-0,9 dengan sistem pendingin air-cooled dan water-cooled. Sebuah perhitungan dilakukan dengan asumsi rugi-rugi sebesar 0,15 MPa pada heat recovery boiler dan 0,02 MPa pada kondensor. Untuk analisis dengan sistem pendingin air-cooled, asumsi yang diambil untuk temperatur udara lingkungan minimum dan maksimum yaitu masing-masing 24 oC dan 30 oC.
Dengan mempertimbangkan aspek lingkungan, finansial dan kinerja termal yang baik, dianjurkan memilih R-123 sebagai fluida kerja dengan menggunakan sistem air-cooled untuk kondensor. Pada temperatur udara 30 oC dan efisiensi.isentropis turbin = 0,7, daya tambahan yang dihasilkan yaitu 414,73 kW dan persentase peningkatan daya sebesar 4,76%. 

Kinerja makin baik untuk temperatur udara yang lebih rendah dan efisiensi isentropis turbin yang lebih tinggi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar