Oleh : RINI NOVELIA SUAWA (NIM : 13706020); Dosen Pembimbing 1 : Dr. Ir. Slameto Wiryolukito; Dosen Pembimbing 2 : Dr. Ir. Hermawan Judawisastra, S1 - Material Engineering Study Programme
Dibuat : 2011
Karakterisasi dilakukan dengan menggunakan OES, EDS, metalografi, uji tarik, uji bending, serta uji keras. Pengujian SSC dilakukan sesuai standar uji NACE TM 0177-05 metode B. Pembebanan bending diberikan pada spesimen dengan pseudo-stress 80% kekuatan luluh pipa. Larutan yang digunakan adalah larutan A (NACE TM 0177-05) dan air laut tiruan (ASTM D 1141). Spesimen diambil dari daerah badan pipa, seam weld, serta girth weld. Spesimen diuji dengan pembebanan; dengan pembebanan dan lubang; serta tanpa pembebanan. Pengujian dilakukan pada temperatur kamar selama 96 jam dan 720 jam.
Setelah dilakukan pemeriksaan hasil pengujian SSC, tidak ditemukan adanya retakan SSC pada seluruh spesimen, baik spesimen yang dibebani; dibebani dan dilubangi; serta tidak dilubangi. Ketahanan pipa cladding dalam menghadapi serangan SSC dapat disebabkan oleh unsur-unsur dalam Incoloy 825 yang berperan membangun kekuatan serta ketahanan terhadap serangan korosi basah maupun kering.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar