Sabtu, 04 Oktober 2014

PERANCANGAN MESIN PRESS MODEL BARU DAN ANALISIS KELAYAKAN EKONOMISNYA


Master Theses from JBPTITBPP / 2008-11-19 15:44:40
Oleh : TEDI SETIADI (NIM 28198030), S2 - MBA-Technology
Dibuat : 2000



krisis ekonomi masih dialami oleh indonesia.banyak yang terkena imbasnya akibat krisis ekonomi ini,salah satunya adalah industri otomotif.untuk bertahan dalam krisisis ekonomi ini .para pelaku industri otomotif melakukan inovasi-inovasi baru.di perusahaan jasa tranportasi misalnya mereka melakukan efisiensi dengan menggunakan komponen bekas yang masih layak pakai untuk perbaikan kendaraanya,menghilangkan biaya biaya yang tidak perlu dan mengurangi biaya operasi (biaya perbaikan).

studi ini meninjau suatu contoh penghematan kecil yang bisa di lakuukan.perusaan jasa transportasi biasanya memiliki bengkel sendiri untuk memperbaiki kendaraan yang rusak.namun tidak semua hal yang rusak pada mobil bisa diperbaiki di bengkel sendiri.salah satu contohnya adalah pelepasan pin yang menghubungkan piston dengan stang piston pada saar turun mesin(over haul).untuk melakukannya maka di butuhkan jasa yang bisa melakukan hal tersebut dari luar.

ada dua alternative untuk mengurangi biaya pelepasan pin yaitu membeli mesin press biasa atau melakukan inoasi dengan merancang/membuat mesin press baru.
biaya yang dibutuhkan untuk membuat mesin press baru sebesar Rp.930.000,-. yang terdiri dari biaya untuk bahan,pembuatan rangka,dongkrak hidrolik,dan pembuatan fixture.
Hasil penelitian menunjukan bahwa waktu yang di perlukan untuk melepas pin dari satu mobil (4 silinder) adalah 142,9918 detik dengan menggunakan metoda pengukuran waktu dasar.waktu yang di butuhkan adalah 120,0140 detik.dengan mengunakan waktu operasi hasil pengukuran waktu gerakan dasar, NPV dari hasil mesin rancangan adalah Rp.4.169.817,966.IRR sebesar 152,26% dan payback period adalah akhir bulan juni 2000(empat bulan setelah beroperai).NPV dari alat hasil rancangan adalah Rp.4.173.783,170. IRR sebesar 152,36% dan payback period adalh akhir.

sumber : digilib.itb.ac.id

Tidak ada komentar:

Posting Komentar