Senin, 01 Desember 2014
Selasa, 11 November 2014
Frasa Frasa Baru
- stoikiometri
- signifikan
- Analisis
- komposit
- Flowabilitas
- Kerosene
- Nilai viskositas
- Prototype
- Pipe line
- Probability of failure
- konfigurasi
- koefisien
- weld nugget
- Probabilistik
- Geohazard
- gas porpulasi
- fixture
- Metalugri
PEMBUATAN DAN PENGUJIAN INJECTOR TESTING RIG
Undergraduate Theses from JBPTITBPP / 2009-03-04 14:13:08
Oleh : SATYA ADI PRADANA (NIM 13102041), Central Library Institute Technology Bandung
Dibuat : 2007
Penggunaan sistem penyemprotan bahan bakar dalam memenuhi Standar Emisi Euro 2 menuntut bahan bakar yang memenuhi spesifikasi Kategori 2 World Wide Fuel Chapter. Dalam pengujian untuk menentukan spesifikasi bahan bakar, salah satu parameter penting yang harus diukur adalah fuel injector cleanliness sesuai dengan standar ASTM D5598, yaitu dengan mengukur flow loss pada injektor.
Penelitian yang dilakukan bertujuan untuk menghasilkan sebuah alat injector testing rig yang dapat mengukur laju aliran pada injektor dan memeriksa kualitas semprotan. Laju aliran yang terukur dan kualitas semprotan dianalisa dan dibandingkan dengan standar ASTM D5598.
Pelaksanaan tugas akhir ini meliputi pembuatan injector testing rig dan menguji kemampuan alat tersebut untuk mengukur laju aliran dan memeriksa kualitas semprotan pada injektor. Penyempurnaan alat yang dibuat membutuhkan penelitian lebih lanjut setelah dilakukan pengujian pada alat.
Pengujian dilakukan sebanyak dua kali untuk mengetahui kemampuan alat untuk mengukur laju aliran, mengetahui repeatability pengiriman sinyal dari PLC (Programmable Logic Control) menuju injektor, memeriksa sistem aliran fluida yang digunakan untuk menguji injektor dan memeriksa kualitas semprotan pada injektor. Pengujian pertama menggunakan 4 buah injektor kijang EFI 1800 cc dan pengujian kedua menggunakan 4 buah injektor Honda CRV 2000 cc. Pada saat pengujian, tekanan aliran bahan bakar dijaga tetap sebesar 375 kPa dan laju aliran dihitung dalam volume per waktu (cc/s).
Pengujian pertama mendapatkan rentang laju aliran tertinggi sebesar 3,74% pada injektor 4 dan deviasi laju aliran rata-rata sebesar 2,14%. Pengujian kedua mendapatkan rentang laju aliran tertinggi sebesar 6,35% pada injektor 4 dan deviasi laju aliran rata-rata sebesar 86,35%. Deviasi laju aliran rata-rata maksimum 3% dan rentang laju aliran maksimum 1% berdasarkan standar ASTM D5598. Kualitas semprotan injektor dapat diperiksa secara visual dan direkam dengan baik.
Injector testing rig dapat berfungsi dengan baik dan tidak ada kerusakan pada alat selama pengujian berlangsung serta mampu mendeteksi kerusakan pada injektor dengan menghitung rentang laju aliran setiap injektor dengan batasan maksimum 1% dan deviasi laju aliran rata-rata dengan batasan maksimum 3% sesuai dengan ASTM D5598.
sumber : digilib.itb.ac.id
Oleh : SATYA ADI PRADANA (NIM 13102041), Central Library Institute Technology Bandung
Dibuat : 2007
Penggunaan sistem penyemprotan bahan bakar dalam memenuhi Standar Emisi Euro 2 menuntut bahan bakar yang memenuhi spesifikasi Kategori 2 World Wide Fuel Chapter. Dalam pengujian untuk menentukan spesifikasi bahan bakar, salah satu parameter penting yang harus diukur adalah fuel injector cleanliness sesuai dengan standar ASTM D5598, yaitu dengan mengukur flow loss pada injektor.
Penelitian yang dilakukan bertujuan untuk menghasilkan sebuah alat injector testing rig yang dapat mengukur laju aliran pada injektor dan memeriksa kualitas semprotan. Laju aliran yang terukur dan kualitas semprotan dianalisa dan dibandingkan dengan standar ASTM D5598.
Pelaksanaan tugas akhir ini meliputi pembuatan injector testing rig dan menguji kemampuan alat tersebut untuk mengukur laju aliran dan memeriksa kualitas semprotan pada injektor. Penyempurnaan alat yang dibuat membutuhkan penelitian lebih lanjut setelah dilakukan pengujian pada alat.
Pengujian dilakukan sebanyak dua kali untuk mengetahui kemampuan alat untuk mengukur laju aliran, mengetahui repeatability pengiriman sinyal dari PLC (Programmable Logic Control) menuju injektor, memeriksa sistem aliran fluida yang digunakan untuk menguji injektor dan memeriksa kualitas semprotan pada injektor. Pengujian pertama menggunakan 4 buah injektor kijang EFI 1800 cc dan pengujian kedua menggunakan 4 buah injektor Honda CRV 2000 cc. Pada saat pengujian, tekanan aliran bahan bakar dijaga tetap sebesar 375 kPa dan laju aliran dihitung dalam volume per waktu (cc/s).
Pengujian pertama mendapatkan rentang laju aliran tertinggi sebesar 3,74% pada injektor 4 dan deviasi laju aliran rata-rata sebesar 2,14%. Pengujian kedua mendapatkan rentang laju aliran tertinggi sebesar 6,35% pada injektor 4 dan deviasi laju aliran rata-rata sebesar 86,35%. Deviasi laju aliran rata-rata maksimum 3% dan rentang laju aliran maksimum 1% berdasarkan standar ASTM D5598. Kualitas semprotan injektor dapat diperiksa secara visual dan direkam dengan baik.
Injector testing rig dapat berfungsi dengan baik dan tidak ada kerusakan pada alat selama pengujian berlangsung serta mampu mendeteksi kerusakan pada injektor dengan menghitung rentang laju aliran setiap injektor dengan batasan maksimum 1% dan deviasi laju aliran rata-rata dengan batasan maksimum 3% sesuai dengan ASTM D5598.
sumber : digilib.itb.ac.id
PERANCANGAN, PEMBUATAN DAN PENGUJIAN ALAT BANTU INSPEKSI MUFFLER EXHAUST BENDING PIPE
Undergraduate Theses from JBPTITBPP / 2009-03-10 09:56:04
Oleh : YOMI SIMASAKTI SURYA ADI (NIM 13103146), Central Library Institute Technology Bandung
Dibuat : 2007
Bending pipe inspection jig muffler exhaust adalah salah satu alat yang dibutuhkan oleh PT. XYZ pada bagian produksi untuk menghasilkan salah satu komponen dari knalpot. Fungsinya sebagai alat bantu pengecekan dimensi exhaust pipe.
Seiring dengan peningkatan kualitas PT. XYZ untuk sepeda motor, maka kualitas knalpot hasil produksi PT. XYZ juga harus semakin ditingkatkan. Oleh karena itu PT. XYZ sebagai vendor barang tersebut selalu berupaya untuk meningkatkan kualitas dan kemampuan produksinya.
Peningkatan teknologi merupakan salah satu solusi yang saat ini dilakukan oleh PT. XYZ untuk meningkatkan kualitas dan kemampuan produksi knalpot. Penggunaan muffler exhaust bending pipe inspection jig sebagai alat bantu pengecekan adalah usaha yang dilakukan oleh PT. XYZ.
Dalam penelitian ini, dibahas tentang bagaimana mendesain dan membuat muffler exhaust bending pipe inspection jig sehingga produk yang dihasilkan sesuai dengan spesifikasi geometri yang diinginkan.
Faktor-faktor yang berpengaruh dalam desain muffler exhaust bending pipe inspection jig adalah toleransi dan penggunaan mesin saat pembuatan. Apabila toleransi dan penggunaan mesin yang digunakan tidak tepat maka produk yang dihasilkan tidak akan sesuai dengan spesifikasi geometri yang ditetapkan. Pengujian juga dilakukan untuk mengetahui fungsi muffler exhaust bending pipe inspection jig yang dibuat.
sumber : digilib.itb.ac.id
Oleh : YOMI SIMASAKTI SURYA ADI (NIM 13103146), Central Library Institute Technology Bandung
Dibuat : 2007
Bending pipe inspection jig muffler exhaust adalah salah satu alat yang dibutuhkan oleh PT. XYZ pada bagian produksi untuk menghasilkan salah satu komponen dari knalpot. Fungsinya sebagai alat bantu pengecekan dimensi exhaust pipe.
Seiring dengan peningkatan kualitas PT. XYZ untuk sepeda motor, maka kualitas knalpot hasil produksi PT. XYZ juga harus semakin ditingkatkan. Oleh karena itu PT. XYZ sebagai vendor barang tersebut selalu berupaya untuk meningkatkan kualitas dan kemampuan produksinya.
Peningkatan teknologi merupakan salah satu solusi yang saat ini dilakukan oleh PT. XYZ untuk meningkatkan kualitas dan kemampuan produksi knalpot. Penggunaan muffler exhaust bending pipe inspection jig sebagai alat bantu pengecekan adalah usaha yang dilakukan oleh PT. XYZ.
Dalam penelitian ini, dibahas tentang bagaimana mendesain dan membuat muffler exhaust bending pipe inspection jig sehingga produk yang dihasilkan sesuai dengan spesifikasi geometri yang diinginkan.
Faktor-faktor yang berpengaruh dalam desain muffler exhaust bending pipe inspection jig adalah toleransi dan penggunaan mesin saat pembuatan. Apabila toleransi dan penggunaan mesin yang digunakan tidak tepat maka produk yang dihasilkan tidak akan sesuai dengan spesifikasi geometri yang ditetapkan. Pengujian juga dilakukan untuk mengetahui fungsi muffler exhaust bending pipe inspection jig yang dibuat.
sumber : digilib.itb.ac.id
PEMODELAN ELEMEN HINGGA KOPLING DIAFRAGMA BERKONTUR TUNGGAL
Undergraduate Theses from JBPTITBPP / 2009-03-11 14:33:22
Oleh : MUHAMMAD KHAIRUL MUTTAQIN (NIM 13103045), Central Library Institute Technology Bandung
Dibuat : 2007
Kopling diafrgama merupakan jenis koping metal fleksibel yang banyak digunakan terutama pada aplikasi mesin-mesin kritis dan mesin-mesin dengan kecepatan putar tinggi. Kopling ini memiliki banyak kelebihan dibandingkan dengan kopling kaku (rigid coupling) maupun jenis kopling fleksibel lain, terutama karena kemampuaannya dalam mengkompensasi pengaruh misalignment dan pergerakan aksial.
Akan tetapi, informasi detail tentang karakteristik kopling jenis ini sering tidak disediakan oleh pihak pabrik pembuat. Padahal, informasi ini sangat penting untuk menentukan perilaku dinamik sistem poros-rotor saat dioperasikan.
Penelitian tugas sarjana ini bertujuan untuk menyelidiki beberapa karakteristik kopling diafragma berkontur tunggal dengan metoda elemen hingga. Karakteristik yang akan diselidiki antara lain kekakuan aksial sebagai fungsi dari simpangan aksial, kekauan bending sebagai fungsi dari simpangan lateral, serta reaksi tumpuan poros (bantalan) sebagai fungsi dari besar misalignment paralel dan misalignment sudut.
Pemodelan pada penelitian ini melibatkan pemodelan di daerah plastis dengan menggunakan analisis statik tak linier Nastran 4.5.
Penelitian seperti ini belum pernah dilakukan di Laboratorium Dinamika Pusat Iimu Rekayasa ITB sehingga sulit untuk meyakinkan kebenaran akan hasil yang diperoleh. Karena itu, sebelum pemodelan kopling diafragma berkontur dilaksanakan, terlebih dahulu dilakukan pengujian untuk membuktikan kebenaran hasil pemodelan. Akan tetapi, karena kopling diafragma yang akan diselidiki tidak tersedia maka pengujian hanya dilakukan pada suatu objek uji sederhana.
Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah kekakuan kopling diafragma berkontur naik seiring dengan kenaikan simpangan hingga tegangan pada kopling mencapai tegangan luluh, setelah mencapai tegangan luluh kekakuan kopling akan turun sampai akhirnya konstan jika tegangan yang terjadi jauh melewati tegangan luluh.
Laju kenaikan reaksi tumpuan poros semakin cepat seiring dengan bertambahnya misalignment, baik misalignment paralel maupun misalignment sudut.
sumber : digilib.itb.ac.id
Oleh : MUHAMMAD KHAIRUL MUTTAQIN (NIM 13103045), Central Library Institute Technology Bandung
Dibuat : 2007
Kopling diafrgama merupakan jenis koping metal fleksibel yang banyak digunakan terutama pada aplikasi mesin-mesin kritis dan mesin-mesin dengan kecepatan putar tinggi. Kopling ini memiliki banyak kelebihan dibandingkan dengan kopling kaku (rigid coupling) maupun jenis kopling fleksibel lain, terutama karena kemampuaannya dalam mengkompensasi pengaruh misalignment dan pergerakan aksial.
Akan tetapi, informasi detail tentang karakteristik kopling jenis ini sering tidak disediakan oleh pihak pabrik pembuat. Padahal, informasi ini sangat penting untuk menentukan perilaku dinamik sistem poros-rotor saat dioperasikan.
Penelitian tugas sarjana ini bertujuan untuk menyelidiki beberapa karakteristik kopling diafragma berkontur tunggal dengan metoda elemen hingga. Karakteristik yang akan diselidiki antara lain kekakuan aksial sebagai fungsi dari simpangan aksial, kekauan bending sebagai fungsi dari simpangan lateral, serta reaksi tumpuan poros (bantalan) sebagai fungsi dari besar misalignment paralel dan misalignment sudut.
Pemodelan pada penelitian ini melibatkan pemodelan di daerah plastis dengan menggunakan analisis statik tak linier Nastran 4.5.
Penelitian seperti ini belum pernah dilakukan di Laboratorium Dinamika Pusat Iimu Rekayasa ITB sehingga sulit untuk meyakinkan kebenaran akan hasil yang diperoleh. Karena itu, sebelum pemodelan kopling diafragma berkontur dilaksanakan, terlebih dahulu dilakukan pengujian untuk membuktikan kebenaran hasil pemodelan. Akan tetapi, karena kopling diafragma yang akan diselidiki tidak tersedia maka pengujian hanya dilakukan pada suatu objek uji sederhana.
Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah kekakuan kopling diafragma berkontur naik seiring dengan kenaikan simpangan hingga tegangan pada kopling mencapai tegangan luluh, setelah mencapai tegangan luluh kekakuan kopling akan turun sampai akhirnya konstan jika tegangan yang terjadi jauh melewati tegangan luluh.
Laju kenaikan reaksi tumpuan poros semakin cepat seiring dengan bertambahnya misalignment, baik misalignment paralel maupun misalignment sudut.
sumber : digilib.itb.ac.id
PENGUJIAN SISTEM GEARBOX PADDEL WHEEL AERATOR
Undergraduate Theses from JBPTITBPP / 2009-03-12 20:38:56
Oleh : OKTI NANTO FREDI FRIANTORO (NIM 13102137), Central Library Institute Technology Bandung
Dibuat : 2007
Pemakaian Paddel Wheel Aerator sebagai penyuplai oksigen terlarut (Dissolved Oxygen) dalam tambak udang menjadi perhatian khusus, terutama karena besarnya biaya operasionalnya yang harus diatasi. Dari pos biaya energi listrik, tercatat 80% adalah untuk aerasi, 10% untuk pompa listrik, dan sisanya 10% digunakan untuk energi pemprosesan (pembuatan es ketika fasa panen dan pembekuan setelah panen). Optimasi gear reducer dari paddel wheel aerator yang menjadi topik dalam tugas akhir ini merupakan salah satu usaha penghematan energi dalam budidaya udang.
Agar diperoleh hasil yang lebih baik, maka langkah optimasi dalam tugas akhir ini dibatasi sampai dengan pengujian terhadap gear reducer jenis roda gigi miring (helical) hasil rancang ulang, dibandingkan dengan gear reducer jenis roda gigi cacing (worm) yang sudah ada di pasaran.
Dengan prosedur pengujian yang mengacu pada prinsip pengujian paddel wheel aerator di lapangan (air tambak), hasil pengujian memperlihatkan bahwa gear reducer hasil rancang ulang lebih efisien dan lebih hemat listrik hingga 78% dari dengan gear reducer standar.
Efisiensi gear reducer hasil rancang ulang lebih tinggi dibanding efisiensi gear reducer standar, dengan perbandingan efisiensi yang dicapai antara gear reducer hasil rancang ulang dengan gear reducer standar pada kondisi operasi (lengan torsi 35 cm) sebesar 35% : 27.44%, sementara untuk kondisi pembebanan maksimum (lengan torsi 55 cm) perbandingan efisiensi yang bisa dicapai sebesar 70% : 56%. Dengan hasil tersebut maka penghematan konsumsi daya listrik yang terpakai oleh gear reducer hasil rancang ulang mencapai 78% dari gear reducer standa
sumber : digilib.itb.ac.id
Oleh : OKTI NANTO FREDI FRIANTORO (NIM 13102137), Central Library Institute Technology Bandung
Dibuat : 2007
Pemakaian Paddel Wheel Aerator sebagai penyuplai oksigen terlarut (Dissolved Oxygen) dalam tambak udang menjadi perhatian khusus, terutama karena besarnya biaya operasionalnya yang harus diatasi. Dari pos biaya energi listrik, tercatat 80% adalah untuk aerasi, 10% untuk pompa listrik, dan sisanya 10% digunakan untuk energi pemprosesan (pembuatan es ketika fasa panen dan pembekuan setelah panen). Optimasi gear reducer dari paddel wheel aerator yang menjadi topik dalam tugas akhir ini merupakan salah satu usaha penghematan energi dalam budidaya udang.
Agar diperoleh hasil yang lebih baik, maka langkah optimasi dalam tugas akhir ini dibatasi sampai dengan pengujian terhadap gear reducer jenis roda gigi miring (helical) hasil rancang ulang, dibandingkan dengan gear reducer jenis roda gigi cacing (worm) yang sudah ada di pasaran.
Dengan prosedur pengujian yang mengacu pada prinsip pengujian paddel wheel aerator di lapangan (air tambak), hasil pengujian memperlihatkan bahwa gear reducer hasil rancang ulang lebih efisien dan lebih hemat listrik hingga 78% dari dengan gear reducer standar.
Efisiensi gear reducer hasil rancang ulang lebih tinggi dibanding efisiensi gear reducer standar, dengan perbandingan efisiensi yang dicapai antara gear reducer hasil rancang ulang dengan gear reducer standar pada kondisi operasi (lengan torsi 35 cm) sebesar 35% : 27.44%, sementara untuk kondisi pembebanan maksimum (lengan torsi 55 cm) perbandingan efisiensi yang bisa dicapai sebesar 70% : 56%. Dengan hasil tersebut maka penghematan konsumsi daya listrik yang terpakai oleh gear reducer hasil rancang ulang mencapai 78% dari gear reducer standa
sumber : digilib.itb.ac.id
PERANCANGAN SISTEM KATUP PUTAR UNTUK MOTOR BAKAR TORAK
Undergraduate Theses from JBPTITBPP / 2009-03-12 20:47:02
Oleh : EDWARD WAWOLUMAYA (NIM 13102136), Central Library Institute Technology Bandung
Dibuat : 2007
Motor bakar torak sudah digunakan selama lebih dari satu abad dan sampai saat ini masih mendominasi kebutuhan komersial. Topik perancangan sistem katup dipilih karena katup adalah salah satu komponen penting dalam motor bakar torak. Penyempurnaan desain katup dapat meningkatkan efisiensi motor bakar torak. Katup digerakkan oleh mekanisme yang umumnya diberi nama poros kam. Desain mekanisme katup dengan sistem yang tidak menggunakan poros kam merupakan alternatif untuk mendapatkan efisiensi yang lebih tinggi.
Pembuatan desain mekanisme katup dilakukan dengan cara mempelajari desain katup yang sudah ada, membuat desain katup baru secara manual maupun menggunakan komputer. Desain di komputer dibuat dengan menggunakan program Solidworks ®. Desain yang dihasilkan adalah desain berupa gambar tiga dimensi komponen yang dirancang, perakitan komponen, dan gambar teknik yang lengkap dengan ukuran dimensinya. Kemudian, dilakukan analisis komponen, analisis pelumasan, dan pembuatan model sebatas mekanisme kerja.
Model dibuat dengan menggunakan bahan yang tembus pandang agar mudah dilihat cara kerjanya. Hasilnya adalah mekanisme bukaan katup yang lebih simpel dan memungkinkan untuk memiliki kerugian mekanik dan gesekan yang kecil.
Perancangan mekanisme katup sistem mekanik ini memungkinkan untuk dikembangkan dan diteliti lebih lanjut. Pengembangan dilakukan untuk meningkatkan efisiensi, memudahkan perawatan, dan menurunkan biaya produksi.
sumber : digilib.itb.ac.id
Oleh : EDWARD WAWOLUMAYA (NIM 13102136), Central Library Institute Technology Bandung
Dibuat : 2007
Motor bakar torak sudah digunakan selama lebih dari satu abad dan sampai saat ini masih mendominasi kebutuhan komersial. Topik perancangan sistem katup dipilih karena katup adalah salah satu komponen penting dalam motor bakar torak. Penyempurnaan desain katup dapat meningkatkan efisiensi motor bakar torak. Katup digerakkan oleh mekanisme yang umumnya diberi nama poros kam. Desain mekanisme katup dengan sistem yang tidak menggunakan poros kam merupakan alternatif untuk mendapatkan efisiensi yang lebih tinggi.
Pembuatan desain mekanisme katup dilakukan dengan cara mempelajari desain katup yang sudah ada, membuat desain katup baru secara manual maupun menggunakan komputer. Desain di komputer dibuat dengan menggunakan program Solidworks ®. Desain yang dihasilkan adalah desain berupa gambar tiga dimensi komponen yang dirancang, perakitan komponen, dan gambar teknik yang lengkap dengan ukuran dimensinya. Kemudian, dilakukan analisis komponen, analisis pelumasan, dan pembuatan model sebatas mekanisme kerja.
Model dibuat dengan menggunakan bahan yang tembus pandang agar mudah dilihat cara kerjanya. Hasilnya adalah mekanisme bukaan katup yang lebih simpel dan memungkinkan untuk memiliki kerugian mekanik dan gesekan yang kecil.
Perancangan mekanisme katup sistem mekanik ini memungkinkan untuk dikembangkan dan diteliti lebih lanjut. Pengembangan dilakukan untuk meningkatkan efisiensi, memudahkan perawatan, dan menurunkan biaya produksi.
sumber : digilib.itb.ac.id
PENGARUH SEMPROTAN UDARA SEKUNDER DALAM MENGURANGI KONSENTRASI HIDROKARBON PADA GAS BUANG MOTOR BENSIN
Undergraduate Theses from JBPTITBPP / 2009-03-24 13:28:31
Oleh : RICKY PRAFITRA IQBAL (NIM 13100084), Central Library Institute Technology Bandung
Dibuat : 2007
Emisi hidrokarbon (HC) merupakan salah satu dampak negatif pengoperasian motor bakar torak. Semakin berkembangnya pemanfaatan motor bakar torak dalam berbagai aspek kehidupan manusia berdampak pada meningkatnya jumlah emisi HC yang dihasilkan.
Secara teknis, adanya emisi HC merepresentasikan tidak efisiennya proses pembakaran yang terjadi pada motor bakar torak. Hal tersebut disebabkan oleh tidak terbakarnya sebagian bahan bakar pada reaksi pembakaran. Sejumlah bahan bakar yang tidak terbakar tersebut kemudian akan terbuang dalam bentuk konsentrasi hirokarbon pada gas buang. Akibatnya, untuk sejumlah bahan bakar yang dimasukkan ke motor, besarnya daya poros yang dapat dimanfaatkan menjadi tidak optimal.
Terkait dengan aspek lingkungan dan kesehatan, emisi HC diketahui berdampak buruk pada manusia karena merupakan zat yang bersifat karsinogen (menyebabkan kanker). Oleh sebab itu, Reduksi emisi HC merupakan hal yang penting untuk dilakukan, karena akan memperbaiki karakteristik motor bakar torak, baik pada sisi prestasi, maupun pada sisi interaksinya dengan alam dan manusia.
Salah satu metode yang sudah dikenal luas dalam konteks reduksi emisi HC adalah penginjeksian udara ke dalam saluran buang yang dikenal dengn istilah secondary air injection (SAI), yaitu suatu sistem dimana udara di injeksikan ke dalam gas buang untuk mereaksikan kembali emisi HC menjadi H2O dan CO2. Pada tugas akhir ini, akan diteliti pengaruh penggunaan SAI dalam mereduksi emisi HC pada motor bensin dalam berbagai kondisi pengoperasian. Pada akhirnya, penelitian ini bertujuan untuk mencari jumlah optimal tekanan injeksi SAI yang efektif untuk mereduksi akumulasi emisi HC yang dihasilkan.
Dengan adanya penelitian ini diharapkan dapat diperoleh hasil terbaik dalam menentukan jenis SAI yang sesuai dan besarnya tekana SAI yang diberikan, sehingga besarnya konsentrasi hidrokarbon yang dihasilkan pada berbagai kondisi pengoperasian dapat seminimal mungkin.
sumber : digilib.itb.ac.id
Oleh : RICKY PRAFITRA IQBAL (NIM 13100084), Central Library Institute Technology Bandung
Dibuat : 2007
Emisi hidrokarbon (HC) merupakan salah satu dampak negatif pengoperasian motor bakar torak. Semakin berkembangnya pemanfaatan motor bakar torak dalam berbagai aspek kehidupan manusia berdampak pada meningkatnya jumlah emisi HC yang dihasilkan.
Secara teknis, adanya emisi HC merepresentasikan tidak efisiennya proses pembakaran yang terjadi pada motor bakar torak. Hal tersebut disebabkan oleh tidak terbakarnya sebagian bahan bakar pada reaksi pembakaran. Sejumlah bahan bakar yang tidak terbakar tersebut kemudian akan terbuang dalam bentuk konsentrasi hirokarbon pada gas buang. Akibatnya, untuk sejumlah bahan bakar yang dimasukkan ke motor, besarnya daya poros yang dapat dimanfaatkan menjadi tidak optimal.
Terkait dengan aspek lingkungan dan kesehatan, emisi HC diketahui berdampak buruk pada manusia karena merupakan zat yang bersifat karsinogen (menyebabkan kanker). Oleh sebab itu, Reduksi emisi HC merupakan hal yang penting untuk dilakukan, karena akan memperbaiki karakteristik motor bakar torak, baik pada sisi prestasi, maupun pada sisi interaksinya dengan alam dan manusia.
Salah satu metode yang sudah dikenal luas dalam konteks reduksi emisi HC adalah penginjeksian udara ke dalam saluran buang yang dikenal dengn istilah secondary air injection (SAI), yaitu suatu sistem dimana udara di injeksikan ke dalam gas buang untuk mereaksikan kembali emisi HC menjadi H2O dan CO2. Pada tugas akhir ini, akan diteliti pengaruh penggunaan SAI dalam mereduksi emisi HC pada motor bensin dalam berbagai kondisi pengoperasian. Pada akhirnya, penelitian ini bertujuan untuk mencari jumlah optimal tekanan injeksi SAI yang efektif untuk mereduksi akumulasi emisi HC yang dihasilkan.
Dengan adanya penelitian ini diharapkan dapat diperoleh hasil terbaik dalam menentukan jenis SAI yang sesuai dan besarnya tekana SAI yang diberikan, sehingga besarnya konsentrasi hidrokarbon yang dihasilkan pada berbagai kondisi pengoperasian dapat seminimal mungkin.
sumber : digilib.itb.ac.id
PERBANDINGAN BAHAN BAKAR BENSIN, GASOHOL BESERTA ETANOL KERING PADA MOTOR SEPEDA MOTOR HONDA NF125D
Undergraduate Theses from JBPTITBPP / 2009-03-23 11:29:50
Oleh : YONAN WAHYU BUDIANTO (NIM 13100042), Central Library Institute Technology Bandung
Dibuat : 2007
Etanol merupakan hasil fermentasi karbohidrat yang berasal dari tumbuhan. Bila dipergunakan sebagai bahan bakar yang berasal dari tumbuhan, maka kadar karbondioksida yang dihasilkan dari proses pembakaran maka akan ditanggulangi oleh tumbuhan penghasil bahan bakar itu sendiri.
Dalam penerapannya ke dalam dunia automitif yang selama ini telah bergantung kepada bahan bakar minyak maka diperlukan beberapa penyesuaian. Terutama di sistem saluran bahan bakar. Pada pengujian ini akan dilakukan penyesuaian di daerah karburator. Bahan bakar yang diuji beragam E-00, E-05, E-10, E-85 dan E-100. Karburator mengalami penyesuaian untuk penggunaan E-85 dan E-100.
Performance yang dihasilkan oleh E-85 dan E-100 lebih baik dari pada E-00, E-05 atau E-10. Namun semakin tinggi kadar etanol yang dicampurkan maka BSFC akan semakin besar.
sumber : digilib.itb.ac.id
Oleh : YONAN WAHYU BUDIANTO (NIM 13100042), Central Library Institute Technology Bandung
Dibuat : 2007
Etanol merupakan hasil fermentasi karbohidrat yang berasal dari tumbuhan. Bila dipergunakan sebagai bahan bakar yang berasal dari tumbuhan, maka kadar karbondioksida yang dihasilkan dari proses pembakaran maka akan ditanggulangi oleh tumbuhan penghasil bahan bakar itu sendiri.
Dalam penerapannya ke dalam dunia automitif yang selama ini telah bergantung kepada bahan bakar minyak maka diperlukan beberapa penyesuaian. Terutama di sistem saluran bahan bakar. Pada pengujian ini akan dilakukan penyesuaian di daerah karburator. Bahan bakar yang diuji beragam E-00, E-05, E-10, E-85 dan E-100. Karburator mengalami penyesuaian untuk penggunaan E-85 dan E-100.
Performance yang dihasilkan oleh E-85 dan E-100 lebih baik dari pada E-00, E-05 atau E-10. Namun semakin tinggi kadar etanol yang dicampurkan maka BSFC akan semakin besar.
sumber : digilib.itb.ac.id
STUDI AWAL PERANCANGAN MESIN PENGHANCUR PLASTIK
Undergraduate Theses from JBPTITBPP / 2013-05-16 14:33:39
Oleh : ADITYA WAHYU (NIM 13100096), S1 - Department of Mechanical Engineering
Dibuat : 2007
Di Bandung banyak terdapat usaha pengolahan sampah yang dilakukan secara swadaya oleh masyarakat. Salah satu jenis sampah yang diolah adalah plastik. Pengolahan sampah plastik memberikan keuntungan ekonomi dan melestarikan lingkungan hidup.
Usaha pengolahan sampah plastik membutuhkan alat pencacah. Bengkel pembuat mesin pencacah belum bisa menentukan hubungan antara kapasitas mesin dengan dimensi dan daya mesin.
Oleh karena itu tugas akhir ini berusaha untuk mendapatkan hubungan antara kapasitas mesin dengan dimensi dan daya mesin. Selain itu dilakukan juga perancangan awal bentuk ruang pemotongan, mekanisme pemegang pisau dinamis dan penentuan geometri pisau. Dalam melakukan pemodelan gambar tiga dimensi mesin pencacah plastik digunakan perangkat lunak solid work.
sumber : digilib.itb.ac.id
Oleh : ADITYA WAHYU (NIM 13100096), S1 - Department of Mechanical Engineering
Dibuat : 2007
Di Bandung banyak terdapat usaha pengolahan sampah yang dilakukan secara swadaya oleh masyarakat. Salah satu jenis sampah yang diolah adalah plastik. Pengolahan sampah plastik memberikan keuntungan ekonomi dan melestarikan lingkungan hidup.
Usaha pengolahan sampah plastik membutuhkan alat pencacah. Bengkel pembuat mesin pencacah belum bisa menentukan hubungan antara kapasitas mesin dengan dimensi dan daya mesin.
Oleh karena itu tugas akhir ini berusaha untuk mendapatkan hubungan antara kapasitas mesin dengan dimensi dan daya mesin. Selain itu dilakukan juga perancangan awal bentuk ruang pemotongan, mekanisme pemegang pisau dinamis dan penentuan geometri pisau. Dalam melakukan pemodelan gambar tiga dimensi mesin pencacah plastik digunakan perangkat lunak solid work.
sumber : digilib.itb.ac.id
PERANCANGAN, PEMBUATAN DAN PENGUJIAN THRUSTER SEBAGAI ALAT PROPULSI KAPAL SELAM TANPA AWAK
Undergraduate Theses from JBPTITBPP / 2014-03-12 15:42:59
Oleh : NICO PRAYOGO (NIM :13101096); Pembimbing : Dr. Ir. Muljowidodo, S1 - Department of Mechanical Engineering
Dibuat : 2007
Teknologi wahana perairan telah berkembang secara cepat. Berbagai wahana air telah dikembangkan dari waktu ke waktu. Penggunaannya pun mengalami perkembangan yang pesat. Penggunaannya yang semula terbatas pada alat transportasi pun mulai mengalami variasi seiring dengan meningkatnya
keingintahuan manusia terhadap perairan dan potensi yang ada di dalamnya.
Salah satu wahana air yang memiliki tujuan spesifik adalah kapal selam tanpa awak (Autonomous Underwater Vehicle (AUV)). AUV lebih banyak ditujukan untuk kebutuhan penelutian bawah laut atau pemeriksaan infrastruktur bawah air yang sulit untuk dilakukan oleh manusia.
Thruster adalah bagian yang tidak terpisahkan dari sebuah kapal atau kapal selam. Keberadaan thruster ditujukan menghasilkan gaya dorong untuk menggerakkan dan meningkatkan kemampuan manuver kapal selam. Setiap kapal
selam yang diproduksi memiliki kebutuhan propulsi yang berbeda, mengingat sangat bervariasinya bentuk, dimensi dan kondisi operasi yang diinginkan. Untuk mencapai efisiensi propulsi yang baik, sistem propulsi sebuah kapal selam
sebaiknya dirancang integral dengan bentuk kapal selam yang akan digerakkan sehingga idealnya setiap seri kapal selam yang diproduksi memiliki sistem propulsi yang spesifik dan berbeda satu sama lain.
Pada tugas sarjana ini dilakukan perancangan pada komponen-komponen thruster terutama pada bagian propeller, bearing, serta penggunaan magnet permanen sebagai kopling untuk mengisolasi motor penggerak dari air. Pada thruster hasil perancangan kemudian dilakukan pengujian untuk melihat performanya.
sumber : digilib.itb.ac.id
Oleh : NICO PRAYOGO (NIM :13101096); Pembimbing : Dr. Ir. Muljowidodo, S1 - Department of Mechanical Engineering
Dibuat : 2007
Teknologi wahana perairan telah berkembang secara cepat. Berbagai wahana air telah dikembangkan dari waktu ke waktu. Penggunaannya pun mengalami perkembangan yang pesat. Penggunaannya yang semula terbatas pada alat transportasi pun mulai mengalami variasi seiring dengan meningkatnya
keingintahuan manusia terhadap perairan dan potensi yang ada di dalamnya.
Salah satu wahana air yang memiliki tujuan spesifik adalah kapal selam tanpa awak (Autonomous Underwater Vehicle (AUV)). AUV lebih banyak ditujukan untuk kebutuhan penelutian bawah laut atau pemeriksaan infrastruktur bawah air yang sulit untuk dilakukan oleh manusia.
Thruster adalah bagian yang tidak terpisahkan dari sebuah kapal atau kapal selam. Keberadaan thruster ditujukan menghasilkan gaya dorong untuk menggerakkan dan meningkatkan kemampuan manuver kapal selam. Setiap kapal
selam yang diproduksi memiliki kebutuhan propulsi yang berbeda, mengingat sangat bervariasinya bentuk, dimensi dan kondisi operasi yang diinginkan. Untuk mencapai efisiensi propulsi yang baik, sistem propulsi sebuah kapal selam
sebaiknya dirancang integral dengan bentuk kapal selam yang akan digerakkan sehingga idealnya setiap seri kapal selam yang diproduksi memiliki sistem propulsi yang spesifik dan berbeda satu sama lain.
Pada tugas sarjana ini dilakukan perancangan pada komponen-komponen thruster terutama pada bagian propeller, bearing, serta penggunaan magnet permanen sebagai kopling untuk mengisolasi motor penggerak dari air. Pada thruster hasil perancangan kemudian dilakukan pengujian untuk melihat performanya.
sumber : digilib.itb.ac.id
PERANCANGAN, PEMBUATAN, DAN PENGUJIAN ALAT UJI BALL JOINT KENDARAAN BERMOTOR BERDASARKAN SAE J193
Undergraduate Theses from JBPTITBPP / 2014-03-11 14:17:56
Oleh : GUNTUR ROTUA (NIM : 13199024); Pembimbing : Prof. Dr. Indra Nurhadi, S1 - Department of Chemical Engineering
Dibuat : 2006
Dalam tugas sarjana ini dikaji perancangan, pembuatan dan pengujian ”Alat Uji Ball Joint untuk kendaraan bermotor” sesuai dengan yang dipersyaratkan oleh standar SAE J193, dalam rangka membantu industri komponen kecil dan menengah untuk meningkatkan kualitas produknya.
Langkah pertama dalam kajian ini, persyaratan yang tertulis dalam SAE J193 diterjemahkan dalam terminologi D R & O (Design Requirement and Objectives), kemudian dikaji berbagai alternatif desain yang memenuhi. Dengan metode Pugh alternatif terbaik dipilih berdasarkan kriteria jumlah komponen, kepraktisan, proses produksi, keluwesan, dan harga.
Berdasarkan alternatif terbaik yang dipilih, kemudian didesain dan dibuat alat uji yang terdiri atas sistem hidrolik, rig uji, pencekam ball joint, dan load cell. Untuk membaca hasil pengukuran dari load cell dibuat software data akusisi dengan LabView 7.1.
Dalam pengujian alat uji, secara visual tidak ditemukan tanda-tanda kegagalan pada rig uji dan pencekam ball joint. Pada sistem hidrolik tidak ditemukan kebocoran dan semua komponennya berfungsi dengan baik. Alat uji ini berhasil melakukan pengujian ball joint to socket cam out strenght dan ball stud yield load terhadap ball joint suzuki katana. Hasil pemetaan data pengukuran dari load cell menunjukkan linieritas yang baik dengan true error maksimum = 6,399%.
sumber : digilib.itb.ac.id
Oleh : GUNTUR ROTUA (NIM : 13199024); Pembimbing : Prof. Dr. Indra Nurhadi, S1 - Department of Chemical Engineering
Dibuat : 2006
Dalam tugas sarjana ini dikaji perancangan, pembuatan dan pengujian ”Alat Uji Ball Joint untuk kendaraan bermotor” sesuai dengan yang dipersyaratkan oleh standar SAE J193, dalam rangka membantu industri komponen kecil dan menengah untuk meningkatkan kualitas produknya.
Langkah pertama dalam kajian ini, persyaratan yang tertulis dalam SAE J193 diterjemahkan dalam terminologi D R & O (Design Requirement and Objectives), kemudian dikaji berbagai alternatif desain yang memenuhi. Dengan metode Pugh alternatif terbaik dipilih berdasarkan kriteria jumlah komponen, kepraktisan, proses produksi, keluwesan, dan harga.
Berdasarkan alternatif terbaik yang dipilih, kemudian didesain dan dibuat alat uji yang terdiri atas sistem hidrolik, rig uji, pencekam ball joint, dan load cell. Untuk membaca hasil pengukuran dari load cell dibuat software data akusisi dengan LabView 7.1.
Dalam pengujian alat uji, secara visual tidak ditemukan tanda-tanda kegagalan pada rig uji dan pencekam ball joint. Pada sistem hidrolik tidak ditemukan kebocoran dan semua komponennya berfungsi dengan baik. Alat uji ini berhasil melakukan pengujian ball joint to socket cam out strenght dan ball stud yield load terhadap ball joint suzuki katana. Hasil pemetaan data pengukuran dari load cell menunjukkan linieritas yang baik dengan true error maksimum = 6,399%.
sumber : digilib.itb.ac.id
PERHITUNGAN PELEPASAN KALOR BERDASARKAN DATA TEKANAN PADA MOTOR BENSIN TOYOTA 7KE 1800CC
Undergraduate Theses from JBPTITBPP / 2014-03-12 13:21:43
Oleh : SUSANTO ARIF SARDJONO (NIM : 13199085); Dosen Pembimbing : Dr. Ir. Arief Hariyanto; Prof. Wiranto Arismunandar, MSME, S1 - Department of Mechanical Engineering
Dibuat : 2006
Dalam desain suatu mesin, kita ingin mengetahui pelepasan kalor berdasarkan data tekanan yang diperoleh dari sensor tekanan. Setelah memiliki data tekanan kita gabungkan dengan variabel lain, maka pelepasan kalor yang terjadi di ruang bakar dapat diperoleh. Tugas akhir ini bertujuan agar dapat membuat analisa data pelepasan kalor dengan variasi pembebanan mesin, sudut penyalaan busi dan putaran mesin.
Dalam mengerjakan tugas akhir ini penulis menggunakan studi literatur, data pengujian dan dengan bantuan perangkat lunak untuk proses perhitungan dan interpolasi tabel.
Hasil yang diperoleh dari tugas akhir ini adalah data pelepasan kalor untuk setiap sudut engkol pada tahap pembakaran. Berdasarkan data pengujian yang tersedia, yaitu dengan variasi pembebanan mesin, sudut penyalaan busi dan
putaran mesin.
Pada tugas akhir ini dapat disimpulkan dari data pelepasan kalor, bahwa memajukan saat penyalaan busi dapat menaikkan pelepasan kalor hingga batas knocking. Menaikkan putaran mesin putaran juga dapat menyebabkan kenaikan pelepasan kalor sampai suatu titik, lalu penambahan putaran akan menyebabkan penurunan pelepasan kalor. Saran penulis untuk penelitian selanjutnya adalah: agar dapat memperkecil interval pada variasi variabel pengujian agar hasil analisa
yang diperoleh lebih cermat, dan juga memperbaiki pengolahan data tekanan yaitu metoda curve fitting karena kurang memuaskan.
sumber : digilib.itb.ac.id
Oleh : SUSANTO ARIF SARDJONO (NIM : 13199085); Dosen Pembimbing : Dr. Ir. Arief Hariyanto; Prof. Wiranto Arismunandar, MSME, S1 - Department of Mechanical Engineering
Dibuat : 2006
Dalam desain suatu mesin, kita ingin mengetahui pelepasan kalor berdasarkan data tekanan yang diperoleh dari sensor tekanan. Setelah memiliki data tekanan kita gabungkan dengan variabel lain, maka pelepasan kalor yang terjadi di ruang bakar dapat diperoleh. Tugas akhir ini bertujuan agar dapat membuat analisa data pelepasan kalor dengan variasi pembebanan mesin, sudut penyalaan busi dan putaran mesin.
Dalam mengerjakan tugas akhir ini penulis menggunakan studi literatur, data pengujian dan dengan bantuan perangkat lunak untuk proses perhitungan dan interpolasi tabel.
Hasil yang diperoleh dari tugas akhir ini adalah data pelepasan kalor untuk setiap sudut engkol pada tahap pembakaran. Berdasarkan data pengujian yang tersedia, yaitu dengan variasi pembebanan mesin, sudut penyalaan busi dan
putaran mesin.
Pada tugas akhir ini dapat disimpulkan dari data pelepasan kalor, bahwa memajukan saat penyalaan busi dapat menaikkan pelepasan kalor hingga batas knocking. Menaikkan putaran mesin putaran juga dapat menyebabkan kenaikan pelepasan kalor sampai suatu titik, lalu penambahan putaran akan menyebabkan penurunan pelepasan kalor. Saran penulis untuk penelitian selanjutnya adalah: agar dapat memperkecil interval pada variasi variabel pengujian agar hasil analisa
yang diperoleh lebih cermat, dan juga memperbaiki pengolahan data tekanan yaitu metoda curve fitting karena kurang memuaskan.
sumber : digilib.itb.ac.id
MONITORING KONTINYU KONDISI KESEHATAN MESIN ROTASI
Undergraduate Theses from JBPTITBPP / 2014-03-12 09:55:45
Oleh : HERMANSYAH (NIM : 13100073); Pembimbing : Dr.Ir. Sangriyadi Setio; Prof. Wiranto Arismunandar, S1 - Department of Mechanical Engineering
Dibuat : 2005
Monitoring kondisi kesehatan mesin adalah bidang pekerjaan yang semakin penting dalam dunia industri. Metode yang sangat efektif untuk melakukan hal ini adalah analisis getaran. Pada saat ini peralatan yang besar dan mahal dimonitor untuk mendeteksi kerusakan sebelum kegagalan serius terjadi. Karena itu sangatlah penting dan berguna untuk memonitor kondisi peralatan ini selama mesin tersebut dijalankan.
Tujuan dari tugas akhir ini adalah untuk menghasilkan suatu sistem monitoring kondisi (condition monitoring) yang dikhususkan untuk mesin rotasi. Sistem yang dikembangkan dapat memberikan peringatan dini, mematikan mesin (shutdown), melakukan analisis kerusakan dan menyimpan data getaran yang selanjutnya data ini dapat digunakan untuk berbagai kepentingan di masa datang. Sistem yang dibuat merupakan suatu sistem monitoring kontinyu terhadap kondisi kesehatan suatu mesin rotasi. Perangkat keras yang digunakan adalah komputer pribadi yang dilengkapi dengan perangkat keras kartu akuisisi.
sumber : digilib.itb.ac.id
Oleh : HERMANSYAH (NIM : 13100073); Pembimbing : Dr.Ir. Sangriyadi Setio; Prof. Wiranto Arismunandar, S1 - Department of Mechanical Engineering
Dibuat : 2005
Monitoring kondisi kesehatan mesin adalah bidang pekerjaan yang semakin penting dalam dunia industri. Metode yang sangat efektif untuk melakukan hal ini adalah analisis getaran. Pada saat ini peralatan yang besar dan mahal dimonitor untuk mendeteksi kerusakan sebelum kegagalan serius terjadi. Karena itu sangatlah penting dan berguna untuk memonitor kondisi peralatan ini selama mesin tersebut dijalankan.
Tujuan dari tugas akhir ini adalah untuk menghasilkan suatu sistem monitoring kondisi (condition monitoring) yang dikhususkan untuk mesin rotasi. Sistem yang dikembangkan dapat memberikan peringatan dini, mematikan mesin (shutdown), melakukan analisis kerusakan dan menyimpan data getaran yang selanjutnya data ini dapat digunakan untuk berbagai kepentingan di masa datang. Sistem yang dibuat merupakan suatu sistem monitoring kontinyu terhadap kondisi kesehatan suatu mesin rotasi. Perangkat keras yang digunakan adalah komputer pribadi yang dilengkapi dengan perangkat keras kartu akuisisi.
sumber : digilib.itb.ac.id
IDENTIFIKASI KERUSAKAN MOTOR DIESEL BERBASIS DATA GETARAN MENGGUNAKAN LOGIKA SAMAR
Undergraduate Theses from JBPTITBPP / 2014-03-12 10:03:52
Oleh : FAJRI (NIM : 13100076); Pembimbing : Dr. Ir. Sangriyadi Setio; Prof. Wiranto Arismunandar, S1 - Department of Mechanical Engineering
Dibuat : 2005
Persaingan yang ketat di dunia industri dewasa ini, memicu perkembangan metode perawatan untuk dapat memenuhi target produksi, menekan biaya operasi dan perawatan. Perawatan prediktif adalah metode yang mampu menjawab tantangan ini.
Metode perawatan prediktif memungkinkan untuk mendeteksi secara dini gejala kerusakan mesin, sehingga kerusakan yang fatal dapat dihindari. Kegiatan perawatan pun dapat direncanakan dan dipersiapkan dengan lebih baik. Perawatan prediktif menggunakan data getaran merupakan cara yang efektif dalam menentukan kondisi mesin. Menggunakan bantuan perangkat lunak, analisis data getaran ini dapat dilakukan dengan mudah dan cepat. Dalam hal ini, logika samar dapat diaplikasikan untuk mengidentifikasi kondisi mesin berdasarkan data getaran.
Data getaran pada berbagai kondisi yang diperoleh melalui pengujian, dilatihkan untuk membentuk suatu sistem pengenalan pola kerusakan menggunakan logika samar. Serangkaian pengujian yang dilakukan menunjukkan sistem ini mampu dalam mengidentifikasi kondisi mesin dengan baik, dengan menguji coba sistem pengenalan pola tersebut menggunakan data getaran yang telah ditambahkan noise.
sumber : digilib.itb.ac.id
Oleh : FAJRI (NIM : 13100076); Pembimbing : Dr. Ir. Sangriyadi Setio; Prof. Wiranto Arismunandar, S1 - Department of Mechanical Engineering
Dibuat : 2005
Persaingan yang ketat di dunia industri dewasa ini, memicu perkembangan metode perawatan untuk dapat memenuhi target produksi, menekan biaya operasi dan perawatan. Perawatan prediktif adalah metode yang mampu menjawab tantangan ini.
Metode perawatan prediktif memungkinkan untuk mendeteksi secara dini gejala kerusakan mesin, sehingga kerusakan yang fatal dapat dihindari. Kegiatan perawatan pun dapat direncanakan dan dipersiapkan dengan lebih baik. Perawatan prediktif menggunakan data getaran merupakan cara yang efektif dalam menentukan kondisi mesin. Menggunakan bantuan perangkat lunak, analisis data getaran ini dapat dilakukan dengan mudah dan cepat. Dalam hal ini, logika samar dapat diaplikasikan untuk mengidentifikasi kondisi mesin berdasarkan data getaran.
Data getaran pada berbagai kondisi yang diperoleh melalui pengujian, dilatihkan untuk membentuk suatu sistem pengenalan pola kerusakan menggunakan logika samar. Serangkaian pengujian yang dilakukan menunjukkan sistem ini mampu dalam mengidentifikasi kondisi mesin dengan baik, dengan menguji coba sistem pengenalan pola tersebut menggunakan data getaran yang telah ditambahkan noise.
sumber : digilib.itb.ac.id
Senin, 03 November 2014
Mengenal Sub Menu insert di ms word dan berbagai tools didalamnya serta cara menggunakannya
Langkah pertama : klik sub menu insert, lalu ada berbagai tools yang dapat anda gunakan yuk kita bahas satu per satunya
1. Cover page : untuk membuat sebuah cover sebuah buku atau yang lainnya
2. Blank page : memuat lembar kerja baru
3. Page break : untuk membuat batas akhir sebuah lembar kerja
4. Table : untuk membuat sebuah tabel
5. Picture : untuk menambahkan sebuah gambar
6. Clip art : untuk menambahkan sebuah gambar kecil yang bisa bergerak
7. Shape : untuk membuat sebuah bentuk garis dll
8. Smart art : untuk membuat sebuah diagram
9. Chart :untuk membuat sebuah grafik
10. Hyperlink : untuk membuat sebuah pintasan seperti layaknya link
11. Bookmark : untuk menyimpan sebuah halaman
12. Header : untuk membuat sebuah kop surat dll
13. Header : untuk mengedit bagian bawah lembar kerja
4. Table
Klik table – lalu sesuaikan table yang anda inginkan – lalu klik
5. Picture
Klik picture – lalu pilih gambar sesuai keinginan anda – klik insert
6. Clipt art
Klik clipt art – klik gambar yang ingin ditambahkan
7. Shapes
Klik shape – klik sesuai keinginan anda
10. Bookmark
Klik bookmark – ketik nama bookmark – blok teksnya – beri nama judulnya ( INGAT NAMANYA TIDAK BOLEH PANJANG ! ) – klik add
Jika anda ingin langsung membukanya klik go to
11. Header
Klik header – lalu pilih sesuai keinginan anda – anda bisa edit sesuai kemauan anda – oke
12. Footer
Klik footer – pilih tipe sesuai keinginan anda – lalu klik – anda bisa ketik sesuai keinginan anda – ok
Nah setelah sudah kita bahas semua dari penjabaran tools di atas yuk kita aplikasikan untuk membuat sebuah laporan.
1. Membuat cover page
Klik – cover page – lalu klik cover page yg telah anda buat sebelumnya ( agar lebih cepat ) – lalu klik
2. Klik page break – klik page blank secukupnya/sesuai yg anda inginkan - klik header – dan pilih tipenya – lalu klik – setelah muncul, edit sesuai kemauan anda ( contoh )
1. Cover page : untuk membuat sebuah cover sebuah buku atau yang lainnya
2. Blank page : memuat lembar kerja baru
3. Page break : untuk membuat batas akhir sebuah lembar kerja
4. Table : untuk membuat sebuah tabel
5. Picture : untuk menambahkan sebuah gambar
6. Clip art : untuk menambahkan sebuah gambar kecil yang bisa bergerak
7. Shape : untuk membuat sebuah bentuk garis dll
8. Smart art : untuk membuat sebuah diagram
9. Chart :untuk membuat sebuah grafik
10. Hyperlink : untuk membuat sebuah pintasan seperti layaknya link
11. Bookmark : untuk menyimpan sebuah halaman
12. Header : untuk membuat sebuah kop surat dll
13. Header : untuk mengedit bagian bawah lembar kerja
sebenernya, masih banyak sih tools yang lainnya, tapi disini saya hanya akan menjelaskan beberapa tools yang biasanya sering digunakan.
1. Cover page
Klik insert - lalu klik cover page – dan pilih sesuai yang anda inginkan
Dan bisa juga anda membuat cover page dengan cara seperti ini
Ketik sebuah teks/gambar yang anda inginkan ( contoh ) – dan blok teks/ gambarnya – lalu klik cover page – klik save selection to cover page gallery – dan ketik namanya sesuai keinginan anda – ok
Klik insert - lalu klik cover page – dan pilih sesuai yang anda inginkan
Dan bisa juga anda membuat cover page dengan cara seperti ini
Ketik sebuah teks/gambar yang anda inginkan ( contoh ) – dan blok teks/ gambarnya – lalu klik cover page – klik save selection to cover page gallery – dan ketik namanya sesuai keinginan anda – ok
2. Blank page
Klik blank page – lalu akan muncul sebuah lembar kerja baru
Klik blank page – lalu akan muncul sebuah lembar kerja baru
3. Page break
Klik page break – lalu akan secara otomatis beralih kelembar kerja berikutnya
Klik page break – lalu akan secara otomatis beralih kelembar kerja berikutnya
4. Table
Klik table – lalu sesuaikan table yang anda inginkan – lalu klik
Klik picture – lalu pilih gambar sesuai keinginan anda – klik insert
Klik clipt art – klik gambar yang ingin ditambahkan
7. Shapes
Klik shape – klik sesuai keinginan anda
8. Smart Art dan Chart
Cara untuk menggunakan tools ini sama saja seperti yang lainnya, kalian tinggal pilih insert -- Pilih Chart atau Smart Art -- pilih yang anda inginkan lalu OK
9. . Hyperlink
Klik hyperlink – ketik sebuah teks yang ingin menjadi keywordnya – blok teksnya – klik hyperlink – tentukan nama hyperlink dan file yg ingin di tuju – oke
Dan anda bisa langsung membukanya dengan cara tekan ctrl + klik
Klik hyperlink – ketik sebuah teks yang ingin menjadi keywordnya – blok teksnya – klik hyperlink – tentukan nama hyperlink dan file yg ingin di tuju – oke
Dan anda bisa langsung membukanya dengan cara tekan ctrl + klik
Klik bookmark – ketik nama bookmark – blok teksnya – beri nama judulnya ( INGAT NAMANYA TIDAK BOLEH PANJANG ! ) – klik add
Jika anda ingin langsung membukanya klik go to
Klik header – lalu pilih sesuai keinginan anda – anda bisa edit sesuai kemauan anda – oke
Klik footer – pilih tipe sesuai keinginan anda – lalu klik – anda bisa ketik sesuai keinginan anda – ok
1. Membuat cover page
Klik – cover page – lalu klik cover page yg telah anda buat sebelumnya ( agar lebih cepat ) – lalu klik
2. Klik page break – klik page blank secukupnya/sesuai yg anda inginkan - klik header – dan pilih tipenya – lalu klik – setelah muncul, edit sesuai kemauan anda ( contoh )
3. Nah sekarang bagaimana caranya nih agar kita membuat header dan footernya berada di letak yg berbeda, yuk kita simak
- Untuk membuktika benar atau tidak coba buka beberapa halaman terlebih dahulu - klik header – pilih sesuai keinginan anda – lalu klik – setelah muncul seperti ini lalu centang different odd dan even pagenya – lalu pada halaman genap akan hilang
- Lalu buat header secara manual dengan cara yang sama tapi dengan tipe header yang berlawanan – lalu ketik teks header halaman ke 2 dengan nama halaman kiri ( Rata kanan ) dan pada halaman ke 3 dengan nama halaman kanan ( rata kiri )
- Lalu sekarang membuat nomer halaman dengan cara klik footer – pilih sesuai yg anda inginkan – ok – lalu klik page number – dan klik format page number untuk mengatur nomer halaman agar dibagian cover page tidak ada nomer halamannya – centang start art – ketik angka 0 - ok
- Lalu klik ke bagian bawah halaman – klik page number – pilih bottom of page dan pilih sesuai keinginan anda ( kalau saya posisinya yang sebelah kiri ) – ketik angka 1 – ok
- Lalu klik ke bagian bawah halaman – klik page number – pilih bottom of page dan pilih sesuai keinginan anda ( kalau saya posisinya yang sebelah kanan ) – ketik angka 2 – ok
- Dan jika anda ingin membuat lembar kerja baru tapi tanpa mengedit manual anda hanya tinggal klik blank page, maka dihalaman yang selanjutnya akan secara otomatis sama dengan apa yg kita edit
- Lalu klik ke bagian bawah halaman – klik page number – pilih bottom of page dan pilih sesuai keinginan anda ( kalau saya posisinya yang sebelah kiri ) – ketik angka 1 – ok
- Lalu klik ke bagian bawah halaman – klik page number – pilih bottom of page dan pilih sesuai keinginan anda ( kalau saya posisinya yang sebelah kanan ) – ketik angka 2 – ok
- Dan jika anda ingin membuat lembar kerja baru tapi tanpa mengedit manual anda hanya tinggal klik blank page, maka dihalaman yang selanjutnya akan secara otomatis sama dengan apa yg kita edit
Senin, 27 Oktober 2014
TERMODINAMIKA PEMANFAATAN PANAS GAS BUANG GENSET
Undergraduate Theses from JBPTITBPP / 2014-06-02 09:06:15
Oleh : MUHAMMAD FAJAR NUGROHO (NIM : 13105015); Pembimbing : Dr.Ir. Prihadi Setyo Darmanto, S1 - Department of Mechanical Engineering
Dibuat : 2011
Meningkatnya harga bahan bakar, berbagai macam usaha ditempuh untuk meningkatkan efesiensi penggunaan bahan bakar, dan muncul sebuah pemanfaatan yang di sebut Siklus Rankine Organik. Dalam pemanfaatan Siklus Rankine Organik ada beberapa factor yang akan diterapkan. Salah satunya yaitu Heat recovery (pemanfaatan panas) dapat diterapkan pada mesin yang mempunyai emisi gas buang panas dalam pengoperasiannya untuk efesiensi pengunaan bahan bakar.
Gas buang genset merupakan salah satu emisi panas yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi panas untuk siklus Rankine organik untuk menghasilkan listrik. Bukan hanyak gas buang genset saja, Tiga fluida organik dapat dipilih sebagai fluida kerja yaitu R-123, R113 dan R-141b.
Oleh : MUHAMMAD FAJAR NUGROHO (NIM : 13105015); Pembimbing : Dr.Ir. Prihadi Setyo Darmanto, S1 - Department of Mechanical Engineering
Dibuat : 2011
Gas buang genset merupakan salah satu emisi panas yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi panas untuk siklus Rankine organik untuk menghasilkan listrik. Bukan hanyak gas buang genset saja, Tiga fluida organik dapat dipilih sebagai fluida kerja yaitu R-123, R113 dan R-141b.
Fluida kerja-fluida kerja tersebut dianalisis pada efisiensi isentropis turbin antara 0,7-0,9 dengan sistem pendingin air-cooled dan water-cooled. Sebuah perhitungan dilakukan dengan asumsi rugi-rugi sebesar 0,15 MPa pada heat recovery boiler dan 0,02 MPa pada kondensor. Untuk analisis dengan sistem pendingin air-cooled, asumsi yang diambil untuk temperatur udara lingkungan minimum dan maksimum yaitu masing-masing 24 oC dan 30 oC.
Dengan mempertimbangkan aspek lingkungan, finansial dan kinerja termal yang baik, dianjurkan memilih R-123 sebagai fluida kerja dengan menggunakan sistem air-cooled untuk kondensor. Pada temperatur udara 30 oC dan efisiensi.isentropis turbin = 0,7, daya tambahan yang dihasilkan yaitu 414,73 kW dan persentase peningkatan daya sebesar 4,76%.
Kinerja makin baik untuk temperatur udara yang lebih rendah dan efisiensi isentropis turbin yang lebih tinggi.
KARAKTERISASI DAN PENGUJIAN SULFIDE STRESS CRACKING PADA PIPA CLADDING BAJA X-42 DENGAN PADUAN 825
Undergraduate Theses from JBPTITBPP / 2014-05-28 13:52:32
Oleh : RINI NOVELIA SUAWA (NIM : 13706020); Dosen Pembimbing 1 : Dr. Ir. Slameto Wiryolukito; Dosen Pembimbing 2 : Dr. Ir. Hermawan Judawisastra, S1 - Material Engineering Study Programme
Dibuat : 2011
Peningkatan kebutuhan akan minyak dan gas alam mendorong perkembangan dalam eksplorasi yang lebih sulit terutama masalah korosi. Salah satu penyebab korosi dalam industri migas adalah H2S. Keberadaan H2S dan tegangan mekanik pada material dapat mengakibatkan fenomena korosi Sulfide Stress Cracking (SSC). Untuk mangantisipasi lingkungan yang korosif, dapat digunakan material jenis Corrosion Resistant Alloys (CRA). Akan tetapi karena harganya yang mahal, maka dilakukan cladding, yakni menggabungkan CRA dengan material lain seperti baja karbon yang memiliki nilai ekonomis rendah namun dengan ketahanan korosi yang rendah pula. Dalam penelitian ini dilakukan karakterisasi pipa cladding Baja X-42 dan Incoloy 825 serta pengujian SSC guna melihat pengaruh pembebanan, pengelasan, serta celah pada pipa cladding.
Karakterisasi dilakukan dengan menggunakan OES, EDS, metalografi, uji tarik, uji bending, serta uji keras. Pengujian SSC dilakukan sesuai standar uji NACE TM 0177-05 metode B. Pembebanan bending diberikan pada spesimen dengan pseudo-stress 80% kekuatan luluh pipa. Larutan yang digunakan adalah larutan A (NACE TM 0177-05) dan air laut tiruan (ASTM D 1141). Spesimen diambil dari daerah badan pipa, seam weld, serta girth weld. Spesimen diuji dengan pembebanan; dengan pembebanan dan lubang; serta tanpa pembebanan. Pengujian dilakukan pada temperatur kamar selama 96 jam dan 720 jam.
Setelah dilakukan pemeriksaan hasil pengujian SSC, tidak ditemukan adanya retakan SSC pada seluruh spesimen, baik spesimen yang dibebani; dibebani dan dilubangi; serta tidak dilubangi. Ketahanan pipa cladding dalam menghadapi serangan SSC dapat disebabkan oleh unsur-unsur dalam Incoloy 825 yang berperan membangun kekuatan serta ketahanan terhadap serangan korosi basah maupun kering.
Oleh : RINI NOVELIA SUAWA (NIM : 13706020); Dosen Pembimbing 1 : Dr. Ir. Slameto Wiryolukito; Dosen Pembimbing 2 : Dr. Ir. Hermawan Judawisastra, S1 - Material Engineering Study Programme
Dibuat : 2011
Karakterisasi dilakukan dengan menggunakan OES, EDS, metalografi, uji tarik, uji bending, serta uji keras. Pengujian SSC dilakukan sesuai standar uji NACE TM 0177-05 metode B. Pembebanan bending diberikan pada spesimen dengan pseudo-stress 80% kekuatan luluh pipa. Larutan yang digunakan adalah larutan A (NACE TM 0177-05) dan air laut tiruan (ASTM D 1141). Spesimen diambil dari daerah badan pipa, seam weld, serta girth weld. Spesimen diuji dengan pembebanan; dengan pembebanan dan lubang; serta tanpa pembebanan. Pengujian dilakukan pada temperatur kamar selama 96 jam dan 720 jam.
Setelah dilakukan pemeriksaan hasil pengujian SSC, tidak ditemukan adanya retakan SSC pada seluruh spesimen, baik spesimen yang dibebani; dibebani dan dilubangi; serta tidak dilubangi. Ketahanan pipa cladding dalam menghadapi serangan SSC dapat disebabkan oleh unsur-unsur dalam Incoloy 825 yang berperan membangun kekuatan serta ketahanan terhadap serangan korosi basah maupun kering.
SUATU STUDI KARAKTERISTIK MESIN ASINKRON ROTOR BELITAN 3 FASA DENGAN MENGGUNAKAN ANALISIS TENSOR, RANGKAIAN PENGGANTI DAN PENGUKURAN LABORATORIUM
Oleh : MUKHTAR SALEH (NIM 23289002), S2 - Electrical Engineering
Dibuat : 1993
Perencanaan, pembuatan dan pengoperasian mesin asinkron, khususnya motor asinkron memerlukan suatu metoda untuk mengetahui karakteristik mesin tersebut. Berbagai metoda yang dapat digunakan, salah satunya adalah metoda yang dikemukakan oleh Gabriel Kron (1938) yang disebut analisis tensor atau tensor analysis.
Dibuat : 1993
Dari perbandingan karakteristik dan hasil perhitungan serta pengamatan dan pengukuran laboratorium, memberikan gambaran bahwa analisis tensor memiliki ketelitian yang cukup tinggi, khususnya untuk pemakaian rumus yang diperoleh dari penurunan matematika.
Selasa, 21 Oktober 2014
PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI METODA PEMBELAJARAN PEMBUBUTAN MENGGUNAKAN SIMULATOR 3D MESIN BUBUT CNC ET-242
Master Theses from JBPTITBPP / 2014-08-05 14:04:02
Oleh : ARIEF FAHROZY FEBRIANTO (NIM : 23208322); Pembimbing I : Dr. Ir. Arief Syaichu Rohman; Pembimbing II : Dr. Ir. Yoga Priyana, S2 - Electrical Engineering
Dibuat : 2010
Pendidikan kejuruan di bidang keahlian teknik mesin telah memasukkan mesin CNC sebagai salah satu materi pembelajaran yang harus ditempuh dalam kompetensi kejuruan. Kajian pada penggunaan metoda pembelajaran sangat diperlukan guna mengetahui efektifitas suatu metoda pembelajaran mesin CNC. Pada penulisan tesis ini akan dibahas perancangan metoda pembelajaran menggunakan simulator 3D mesinbubut CNC ET-242.
Perancangan metoda pembelajaran simulator 3D mesin bubut CNC adalah sebagai berikut: melakukan studi literatur tentang Standar Kompetensi Kompetensi Dasar (SKKD) pada kurikulum keahlian teknik pemesinan SMK, analisis kebutuhan pembelajaran, dan menentukan metoda pembelajaran yang tepat dalam penggunaan simulator 3D mesin bubut CNC. Tahap selanjutnya adalah mengimplementasikan rancangan metoda pada pembelajaran, dengan hasil implementasi sebagai berikut: pre-test, metoda 1 dan evaluasinya, refleksi hasil sementara, metoda 2 dan evaluasinya. Metoda 1 menggunakan urutan pengenalan control panel kemudian pengenalan dan penggunaan parameter G-code maupun permesinan pada simulator, sedangkan metoda 2 adalah sebaliknya.
Hasil uji awal metoda pembelajaran pembubutan menggunakan simulator 3D mesin bubut CNC menunjukkan bahwa rata-rata prosentase peningkatan kemampuan siswa dari pre-test sampai dengan setelah penerapan metoda pembelajaran 1 adalah 20%. Sementara itu, rata-rata prosentase peningkatan kemampuan siswa adalah 40% jika metoda 2 yang digunakan. Sedangkan rata-rata kemampuan siswa pada penggunaan metoda 2 adalah 12,5% lebih tinggi dibandingkan terhadap penggunaan metoda 1. Dari hasil data uji awal metoda pembelajaran pembubutan dengan simulator 3D mesin bubut CNC ET-24 disimpulkan, bahwa metoda yang tepat digunakan adalah metoda 2.
Oleh : ARIEF FAHROZY FEBRIANTO (NIM : 23208322); Pembimbing I : Dr. Ir. Arief Syaichu Rohman; Pembimbing II : Dr. Ir. Yoga Priyana, S2 - Electrical Engineering
Dibuat : 2010
Pendidikan kejuruan di bidang keahlian teknik mesin telah memasukkan mesin CNC sebagai salah satu materi pembelajaran yang harus ditempuh dalam kompetensi kejuruan. Kajian pada penggunaan metoda pembelajaran sangat diperlukan guna mengetahui efektifitas suatu metoda pembelajaran mesin CNC. Pada penulisan tesis ini akan dibahas perancangan metoda pembelajaran menggunakan simulator 3D mesinbubut CNC ET-242.
Perancangan metoda pembelajaran simulator 3D mesin bubut CNC adalah sebagai berikut: melakukan studi literatur tentang Standar Kompetensi Kompetensi Dasar (SKKD) pada kurikulum keahlian teknik pemesinan SMK, analisis kebutuhan pembelajaran, dan menentukan metoda pembelajaran yang tepat dalam penggunaan simulator 3D mesin bubut CNC. Tahap selanjutnya adalah mengimplementasikan rancangan metoda pada pembelajaran, dengan hasil implementasi sebagai berikut: pre-test, metoda 1 dan evaluasinya, refleksi hasil sementara, metoda 2 dan evaluasinya. Metoda 1 menggunakan urutan pengenalan control panel kemudian pengenalan dan penggunaan parameter G-code maupun permesinan pada simulator, sedangkan metoda 2 adalah sebaliknya.
Hasil uji awal metoda pembelajaran pembubutan menggunakan simulator 3D mesin bubut CNC menunjukkan bahwa rata-rata prosentase peningkatan kemampuan siswa dari pre-test sampai dengan setelah penerapan metoda pembelajaran 1 adalah 20%. Sementara itu, rata-rata prosentase peningkatan kemampuan siswa adalah 40% jika metoda 2 yang digunakan. Sedangkan rata-rata kemampuan siswa pada penggunaan metoda 2 adalah 12,5% lebih tinggi dibandingkan terhadap penggunaan metoda 1. Dari hasil data uji awal metoda pembelajaran pembubutan dengan simulator 3D mesin bubut CNC ET-24 disimpulkan, bahwa metoda yang tepat digunakan adalah metoda 2.
sumber : digilib.itb.ac.id
PEMODELAN MESIN BUBUT CERDAS
Undergraduate Theses from JBPTITBPP / 2008-07-04 16:47:35
Oleh : LINDUNG PARINGOTAN MANIK (NIM 13103019), S1 - Department of Mechanical Engineering
Dibuat : 2008
Seiring dengan kemajuan zaman, industri manufaktur menghadapi tuntutan pasar yang semakin dinamis dan persaingan yang semakin ketat. Produksi dengan banyak variasi dan jumlah produk setiap varian yang sedikit sulit dilakukan. Tuntutan yang demikian hanya dapat dipenuhi jika suatu industri menguasai teknologi dan sistem informasi produksi. Sistem Produksi Terdistribusi Mandiri (SPTM) merupakan salah satu sistem manufaktur dimana setiap bagiannya mampu bekerjasama dengan baik. Salah satu mesinperkakas yang terdapat dalam SPTM adalah mesin bubut. Mesin bubut dapat dipergunakan untuk aplikasi yang sangat luas.
Untuk itu diperlukan kemampuan yang cukup tinggi untuk menguasai elemen-elemen yang terdapat dalam mesin bubut. Dengan adanya suatu model mesin bubut yang cerdas, maka perencanaaan proses di mesin bubut akan konsisten, seragam, optimum, cepat dan tepat tanpa mengesampingkan kualitas produk. Pemodelan mesin bubut cerdas ini menggunakan metode berorientasi obyek dimana metode ini berusaha untuk membuat model obyek secara natural sesuai dengan sifat sebenarnya. Model mesin bubut cerdas dirancang terdiri atas modul-modul sebagai berikut: pengelolaan data workshop, pengelolaan data mesin perkakas, pengelolaan data pemesinan, dan pengelolaan data kelengkapan perkakas potong.
Dengan adanya modul-modul ini diharapkan sistem ini memiliki kecerdasan-kecerdasan sebagai berikut: memiliki fungsi pengelolaan data seperti penambahan, pengubahan, dan penghapusan data; memiliki fungsi pemilihan alternatif tool set; memiliki fungsi pemilihan parameter operasi; dan memiliki fungsi penghitungan ongkos pemesinan.
sumber : digilib.itb.ac.id
Oleh : LINDUNG PARINGOTAN MANIK (NIM 13103019), S1 - Department of Mechanical Engineering
Dibuat : 2008
Seiring dengan kemajuan zaman, industri manufaktur menghadapi tuntutan pasar yang semakin dinamis dan persaingan yang semakin ketat. Produksi dengan banyak variasi dan jumlah produk setiap varian yang sedikit sulit dilakukan. Tuntutan yang demikian hanya dapat dipenuhi jika suatu industri menguasai teknologi dan sistem informasi produksi. Sistem Produksi Terdistribusi Mandiri (SPTM) merupakan salah satu sistem manufaktur dimana setiap bagiannya mampu bekerjasama dengan baik. Salah satu mesinperkakas yang terdapat dalam SPTM adalah mesin bubut. Mesin bubut dapat dipergunakan untuk aplikasi yang sangat luas.
Untuk itu diperlukan kemampuan yang cukup tinggi untuk menguasai elemen-elemen yang terdapat dalam mesin bubut. Dengan adanya suatu model mesin bubut yang cerdas, maka perencanaaan proses di mesin bubut akan konsisten, seragam, optimum, cepat dan tepat tanpa mengesampingkan kualitas produk. Pemodelan mesin bubut cerdas ini menggunakan metode berorientasi obyek dimana metode ini berusaha untuk membuat model obyek secara natural sesuai dengan sifat sebenarnya. Model mesin bubut cerdas dirancang terdiri atas modul-modul sebagai berikut: pengelolaan data workshop, pengelolaan data mesin perkakas, pengelolaan data pemesinan, dan pengelolaan data kelengkapan perkakas potong.
Dengan adanya modul-modul ini diharapkan sistem ini memiliki kecerdasan-kecerdasan sebagai berikut: memiliki fungsi pengelolaan data seperti penambahan, pengubahan, dan penghapusan data; memiliki fungsi pemilihan alternatif tool set; memiliki fungsi pemilihan parameter operasi; dan memiliki fungsi penghitungan ongkos pemesinan.
sumber : digilib.itb.ac.id
PROTOTIPE SISTEM PAKAR UNTUK DIAGNOSA KERUSAKAN MESIN TURBOPROP CT7-9C
Master Theses from JBPTITBPP / 2012-06-19 11:55:06
Oleh : Wahyudi (NIM : 233 94 020), S2 - Instrumentation and Control
Dibuat : 1997-04-00
Sistem pakar adalah salah satu bidang dari intelegensia buatan yang dirancang untuk membantu manusia dalam memecahkan suatu permasalahan tertentu yang biasanya dikerjakan oleh seorang pakar.
Pada penelitian ini dikembangkan prototipe sistem pakar untuk diagnosa kerusakan mesin turboprop CT7-9C. Penelitian dilakukan di Universal Maintenance Center PT. IPTN. Mesin turboprop CT7-9C biasa digunakan sebagai tenaga pendorong pesawat jenis komuter seperti CN235-100. Diagnosa kerusakanmesin turboprop CT7-9C terdiri dari dua jenis pengujian yaitu pengujian fungsionil (fuctional test) dan pengujian kinerja (performance test).
Pengujian mesin ini bertujuan agar mesin dapat beroperasi sebagaimana mestinya dan dalam kondisi man, artinya mesin dapat menghasilkan daya yang dikehendaki dengan suhu masukan turbin daya (T45) yang diperbolehkan.
Pengujian fungsionil terdiri dari 13 bagian kasus pengujian yang akan didiagnosa, sedang pengujian kinerja memerlukan 11 data mesin yang selanjutnya dipergunakan untuk mengetahui apakah terjadi kerusakan pada bagian kompresor, bagian panas, dan bagian turbin daya. Diagnosa kerusakan akan berakhir jika mesin sudah dalam kondisi baik, yaitu jika T45 margin diatas 30 derajat C atau untuk pekerjaan kecil (minor work scope) adalah antara 20 derajat C sampai dengan 30 derajat C .
Implementasi program menggunakan perangkat pengembangan sistem pakar INSIGHT 2+. Sistem pakar yang dikembangan terdiri dari 357 kaidah produksi dan 975 fakta. Pengujian kinerja dilakukan dengan menentukan letak kesebelas data mesin terhadap 12 grafik acuan yang telah ditentukan oleh pakar. Posisi data mesin terhadap grafik juga digunakan sebagai nilai keyakinan (confidence factor) dari kesimpulan yang ditemukan.
Untuk mengatasi keterbatasan memori yang disediakan INSIGHT 2+, maka dalam pembuatan program, sistem pakar ini dibagi menjadi dua bagian yaitu ujiutama.prl dan kinerja.prl yang dengan sharedchain, kinerja.prl dapat digabung ke dalam ujiutama.prl.
Penelitian ini bertujuan untuk membantu para teknisi dalam melakukan tugas perawatan mesin turboprop CT7-9C di UMC PT. IPTN Bandung, terutama untuk efisiensi kerja, keterbatasan pakar yang ada, dan mengurangi kemungkinan kesalahan manusia (human error) dalam proses pendiagnosaan. Sistem pakar ini dibuat terbuka sehingga dapat dikembangkan lebih lanjut sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta penambahan keahlian pars pakar.
Untuk pengembangan lebih lanjut disarankan untuk menggabung file program pada test cell ke dalam sistem pakar ini, sehingga pada pengujian kinerja bersifat on-line dimana teknisi tidak perlu memasukkan data secara manual.
sumber : digilib.itb.ac.id
Oleh : Wahyudi (NIM : 233 94 020), S2 - Instrumentation and Control
Dibuat : 1997-04-00
Sistem pakar adalah salah satu bidang dari intelegensia buatan yang dirancang untuk membantu manusia dalam memecahkan suatu permasalahan tertentu yang biasanya dikerjakan oleh seorang pakar.
Pada penelitian ini dikembangkan prototipe sistem pakar untuk diagnosa kerusakan mesin turboprop CT7-9C. Penelitian dilakukan di Universal Maintenance Center PT. IPTN. Mesin turboprop CT7-9C biasa digunakan sebagai tenaga pendorong pesawat jenis komuter seperti CN235-100. Diagnosa kerusakanmesin turboprop CT7-9C terdiri dari dua jenis pengujian yaitu pengujian fungsionil (fuctional test) dan pengujian kinerja (performance test).
Pengujian mesin ini bertujuan agar mesin dapat beroperasi sebagaimana mestinya dan dalam kondisi man, artinya mesin dapat menghasilkan daya yang dikehendaki dengan suhu masukan turbin daya (T45) yang diperbolehkan.
Pengujian fungsionil terdiri dari 13 bagian kasus pengujian yang akan didiagnosa, sedang pengujian kinerja memerlukan 11 data mesin yang selanjutnya dipergunakan untuk mengetahui apakah terjadi kerusakan pada bagian kompresor, bagian panas, dan bagian turbin daya. Diagnosa kerusakan akan berakhir jika mesin sudah dalam kondisi baik, yaitu jika T45 margin diatas 30 derajat C atau untuk pekerjaan kecil (minor work scope) adalah antara 20 derajat C sampai dengan 30 derajat C .
Implementasi program menggunakan perangkat pengembangan sistem pakar INSIGHT 2+. Sistem pakar yang dikembangan terdiri dari 357 kaidah produksi dan 975 fakta. Pengujian kinerja dilakukan dengan menentukan letak kesebelas data mesin terhadap 12 grafik acuan yang telah ditentukan oleh pakar. Posisi data mesin terhadap grafik juga digunakan sebagai nilai keyakinan (confidence factor) dari kesimpulan yang ditemukan.
Untuk mengatasi keterbatasan memori yang disediakan INSIGHT 2+, maka dalam pembuatan program, sistem pakar ini dibagi menjadi dua bagian yaitu ujiutama.prl dan kinerja.prl yang dengan sharedchain, kinerja.prl dapat digabung ke dalam ujiutama.prl.
Penelitian ini bertujuan untuk membantu para teknisi dalam melakukan tugas perawatan mesin turboprop CT7-9C di UMC PT. IPTN Bandung, terutama untuk efisiensi kerja, keterbatasan pakar yang ada, dan mengurangi kemungkinan kesalahan manusia (human error) dalam proses pendiagnosaan. Sistem pakar ini dibuat terbuka sehingga dapat dikembangkan lebih lanjut sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta penambahan keahlian pars pakar.
Untuk pengembangan lebih lanjut disarankan untuk menggabung file program pada test cell ke dalam sistem pakar ini, sehingga pada pengujian kinerja bersifat on-line dimana teknisi tidak perlu memasukkan data secara manual.
sumber : digilib.itb.ac.id
Cara Membuat Daftar Isi
Cara Otomatis
- Langkah yang pertama, tentu saja pastikan jika dokumen Microsoft Word anda telah aktif atau terbuka.
- Kemudian, silahkan buat judul “DAFTAR ISI” pada halaman atas. Jika tulisan sudah dibuat, silahkan buka tab Home pada menu bar selanjutnya pada opstions Heading, silahkan pilih “Heading1”.
- Selanjutnya, kita beralih pada menu “References” pada menu bar, kemudian pilih “Table Contents” yang terletak dibagian pojok paling kiri, kemudian silahkan pilih Tabel Content mana yang ingin anda terapkan, untuk dapat menerapkan tabel konten secara otomatis, maka terlebih dahulu anda harus memiliki dokumen yang kemudian bisa diberikan table content daftar isi secara otomatis. Namun apabila, anda ingin membuat daftar isi dari awal, silahkan pilih “Manual Table”. Dengan begitu, table akan muncul dan anda bisa mengedit secara manual disesuaikan dengan kebutuhan anda.
Cara Manual Dengan Menggunakan Tab
- Silahkan klik pada horizontal ruler, kemudian lanjutkan dnegan mengaktifkan dua tab (tabulasi) pada ruler sesuai dengan kebutuhan, misalkan klik pada ukuran 14 dan 15, klik satu kali saja pada ruler di ukuran tersebut.
- Kemudian pada halaman kosong klik kanan dan pilih menu “Paragraph”. Selanjutnya pada tombol yang terdapat dibagian bawah dengan nama “Tabs..” silahkan klik tombol tersebut.
- Selanjutnya, pada kolom Tab stop Position, silahkan masukan pada angka berapa tab position ingin berhenti, misalkan jika anda menginginkan titik-titik atau tab posisition tersebut berhenti pada ruler 14, maka pada kolom Tabs stop Position silahkan masukan angka 14. Kemudian atur pula bagian Alignment dan pada kolom Leader, silahkan pilih angka dua dengan titi-titik dibelakangnya. Kemudian klik tombol OK.
- Kemudian silahkan tulis daftar isi yang anda inginkan, misalkan “Perumusan Masalah”, setelah itu berikan satu spasi kemudian tekan tab pada keyboard. Dan terakhir berikan nomor halaman sesuai keinginan.
- Arahkan kursor tepat sebelum nomor yang telah tertulis, selanjutnya berikan spasi. Dan dengan begitu maka titik-titik akan muncul secara otomatis.
Senin, 13 Oktober 2014
Typing Master Pro
Iseng iseng nih nyobain maen game yang ada di aplikasi Typing Master Pro, ada yang tau ini aplikasi apa? ini tuh semacam aplikasi game yang bisa ngelatih kita untuk mengetik menggunakan 10 jari kita tanpa melihat keyboard.
Di aplikasi tersebut juga terdapat beberapa penjelasan serta pembelajaran tentang bagaimana kita dapat mengetik dengan menggunakan 10 jari tanpa melihat ke keyboard lagi brader.
Jika kalian ingin mencoba, silahkan cari sendiri aplikasinya di google, ada banyak kok.
nah ini nih hasil saya setelah nyoba main key drill, word, drill sama clouds di Typing Master Pro
Di aplikasi tersebut juga terdapat beberapa penjelasan serta pembelajaran tentang bagaimana kita dapat mengetik dengan menggunakan 10 jari tanpa melihat ke keyboard lagi brader.
Jika kalian ingin mencoba, silahkan cari sendiri aplikasinya di google, ada banyak kok.
nah ini nih hasil saya setelah nyoba main key drill, word, drill sama clouds di Typing Master Pro
Untuk orang yang emosian, nggak disaranin deh maenin nih game, hahaha. becanda kok.
Silahkan dicoba brader.
Silahkan dicoba brader.
PERANCANGAN RODA DAYA (FLYWHEEL) UNTUK MOTOR DIESEL JENIS LISTER
Undergraduate Theses from JBPTITBPP / 2014-05-16 15:19:06
Oleh : DANU ALRIANTO (NIM : 13104148); Pembimbing Pertama : Ir. Ignatius Pulung Nurprasetio, MSME; Pembimbing Kedua : Dr.Ir. Sigit Yoewono, M.Eng, S1 - Department of Mechanical Engineering
Dibuat : 2010
Penelitian ini merupakan bagian dari penelitian induk tentang rancang bangun motor diesel berbahan bakar nabati. Secara khusus, tugas sarjana ini membahas tentang perancangan roda daya (flywheel). Motor diesel yang akan dikembangkan adalah motor diesel jenis Lister (Listeroid) satu silinder. Di penelitian induk, rancang bangun ditempuh melalui strategi reverse engineering. Dalam hal ini, yang dipakai sebagai referensi adalah motor diesel buatan Anand Enterprise, India.
Untuk merancang roda daya, data yang diperlukan adalah kurva torsi terhadap posisi sudut. Torsi diturunkan dari diagram indikator. Karena motor diesel referensi belum tersedia, di tugas sarjana ini dilakukan simulasi diagram indikator dengan data geometri dari Anand Enterprise. Beberapa proses pada diagram indikator diasumsikan sebagai proses yang melibatkan gas ideal. Sesudah kurva torsi diperoleh, momen inersia massa dihitung dengan asumsi putaran nominal 600 rpm dan fluktuasi kecepatan 10. Hasil perhitungan memberikan momen inersia massa flywheel adalah 7,8 kg.m2.
Sebagai kelengkapan, tugas sarjana ini membahas juga perencanaan proses manufaktur. Diharapkan bahwa dokumen ini bermanfaat dalam pembuatan motor diesel Lister di penelitian induk.
sumber : digilib.itb.ac.id
Oleh : DANU ALRIANTO (NIM : 13104148); Pembimbing Pertama : Ir. Ignatius Pulung Nurprasetio, MSME; Pembimbing Kedua : Dr.Ir. Sigit Yoewono, M.Eng, S1 - Department of Mechanical Engineering
Dibuat : 2010
Penelitian ini merupakan bagian dari penelitian induk tentang rancang bangun motor diesel berbahan bakar nabati. Secara khusus, tugas sarjana ini membahas tentang perancangan roda daya (flywheel). Motor diesel yang akan dikembangkan adalah motor diesel jenis Lister (Listeroid) satu silinder. Di penelitian induk, rancang bangun ditempuh melalui strategi reverse engineering. Dalam hal ini, yang dipakai sebagai referensi adalah motor diesel buatan Anand Enterprise, India.
Untuk merancang roda daya, data yang diperlukan adalah kurva torsi terhadap posisi sudut. Torsi diturunkan dari diagram indikator. Karena motor diesel referensi belum tersedia, di tugas sarjana ini dilakukan simulasi diagram indikator dengan data geometri dari Anand Enterprise. Beberapa proses pada diagram indikator diasumsikan sebagai proses yang melibatkan gas ideal. Sesudah kurva torsi diperoleh, momen inersia massa dihitung dengan asumsi putaran nominal 600 rpm dan fluktuasi kecepatan 10. Hasil perhitungan memberikan momen inersia massa flywheel adalah 7,8 kg.m2.
Sebagai kelengkapan, tugas sarjana ini membahas juga perencanaan proses manufaktur. Diharapkan bahwa dokumen ini bermanfaat dalam pembuatan motor diesel Lister di penelitian induk.
sumber : digilib.itb.ac.id
UJI JALAN 3 x 10.000 KM PELUMAS MOTOR DIESEL SAE 15W-40 API SERVICE CF-4
Undergraduate Theses from JBPTITBPP / 2009-02-25 09:34:30
Oleh : GUSTHAMA DICKY ZACHRANDY (NIM 13103076), S1 - Department of Mechanical Engineering
Dibuat : 2008
Motor diesel merupakan penggerak kendaraan bermotor yang biasa dipergunakan untuk transportasi penumpang dan barang. Berbagai jenis mesin atau kendaraan pengangkut di Indonesia menggunakan motor diesel sebagai motor penggeraknya. Oleh karena itu motor diesel merupakan salah satu penggerak ekonomi di Indonesia, terutama dalam fungsinya untuk menunjang sarana transportasi. Untuk menjamin operasi yang handal dan aman, motor diesel memerlukan berbagai elemen penting yang menyokong kelayakan pengoperasian.
Salah satu elemen penting dalam motor diesel yang dapat menjamin pengoperasian yang handal dan aman adalah pelumas. Dalam menjamin kelayakan dan ketepatan pelumas yang digunakan, penulis melakukan penelitian terhadap pelumas yang dapat menunjang fungsi motor diesel dalam sektor industri dan transportasi. Uji jalan dilakukan sejauh 30.000 km dengan kondisi operasi di jalan yang mengacu pada standar ASTM D-5500 dan evaluasi mesin/kendaraan yang mengacu pada standar JASO M-354. Mobil uji yang digunakan adalah Isuzu Panther TBR 541-E2 LM25 Smart FF-E, 2500 cc, turbocharger, EURO 2. Hasil yang diperoleh adalah berupa data dari uji akselerasi, uji prestasi menggunakan chassis dynamometer, analisis pelumas dari uji laboratorium pelumas, evaluasi perubahan massa dan dimensi komponen mesin, serta pengamatan visual komponen mesin.
Pengujian ini memberikan analisis terhadap pengaruh pelumas terhadap kondisi perubahan komponen baik itu berupa perubahan massa, dimensi, atau kandungan kontaminan. Penurunan daya mesin sebesar 18.9 %, torsi sebesar 7.1%, akselerasi sebesar 13%, massa dan diameter komponen berubah sebesar 0.01%-2%, dan konsumsi rata-rata pelumas sebesar 12.5%. Sehingga secara keseluruhan pelumas yang diujikan adalah pelumas yang bagus.
sumber : digilib.itb.ac.id
Oleh : GUSTHAMA DICKY ZACHRANDY (NIM 13103076), S1 - Department of Mechanical Engineering
Dibuat : 2008
Motor diesel merupakan penggerak kendaraan bermotor yang biasa dipergunakan untuk transportasi penumpang dan barang. Berbagai jenis mesin atau kendaraan pengangkut di Indonesia menggunakan motor diesel sebagai motor penggeraknya. Oleh karena itu motor diesel merupakan salah satu penggerak ekonomi di Indonesia, terutama dalam fungsinya untuk menunjang sarana transportasi. Untuk menjamin operasi yang handal dan aman, motor diesel memerlukan berbagai elemen penting yang menyokong kelayakan pengoperasian.
Salah satu elemen penting dalam motor diesel yang dapat menjamin pengoperasian yang handal dan aman adalah pelumas. Dalam menjamin kelayakan dan ketepatan pelumas yang digunakan, penulis melakukan penelitian terhadap pelumas yang dapat menunjang fungsi motor diesel dalam sektor industri dan transportasi. Uji jalan dilakukan sejauh 30.000 km dengan kondisi operasi di jalan yang mengacu pada standar ASTM D-5500 dan evaluasi mesin/kendaraan yang mengacu pada standar JASO M-354. Mobil uji yang digunakan adalah Isuzu Panther TBR 541-E2 LM25 Smart FF-E, 2500 cc, turbocharger, EURO 2. Hasil yang diperoleh adalah berupa data dari uji akselerasi, uji prestasi menggunakan chassis dynamometer, analisis pelumas dari uji laboratorium pelumas, evaluasi perubahan massa dan dimensi komponen mesin, serta pengamatan visual komponen mesin.
Pengujian ini memberikan analisis terhadap pengaruh pelumas terhadap kondisi perubahan komponen baik itu berupa perubahan massa, dimensi, atau kandungan kontaminan. Penurunan daya mesin sebesar 18.9 %, torsi sebesar 7.1%, akselerasi sebesar 13%, massa dan diameter komponen berubah sebesar 0.01%-2%, dan konsumsi rata-rata pelumas sebesar 12.5%. Sehingga secara keseluruhan pelumas yang diujikan adalah pelumas yang bagus.
sumber : digilib.itb.ac.id
PERANCANGAN GEARBOX TRAKTOR TANGAN BERDAYA 6 KW DENGAN METODE REVERSE ENGINEERING
Undergraduate Theses from JBPTITBPP / 2008-07-08 09:25:07
Oleh : PASKALIS BOWO ADITIA OKEN (NIM 13103061), S1 - Department of Mechanical Engineering
Dibuat : 2008
Reverse Engineering (RE) gearbox traktor tangan merupakan metode menduplikasi suatu produk yang telah ada sebelumnya tanpa melanggar hak paten atau hak cipta yang telah ada. Kegiatan RE ini dilakukan atas permintaan PT X yang dianggap mencontek produk dari perusahaan lain.
Tahapan dalam kegiatan RE yaitu mencari informasi teknik produk, mencari knowledge dan know-how dari produk, pemodelan dan analisis teknik, pembuatan prototype, pelaksanaan tes dan evaluasi, serta melakukan perbaikan produk. Yang menjadi fokus dalam tugas akhir ini hanya sampai tahapan analisis teknik. Dalam kesempatan ini, diuraikan tahapan-tahapan kegiatan RE dalam perancangan gearbox untuk traktor tangan berdaya 6 kW.
Pertama, dilakukan pencarian informasi teknik dengan cara studi literatur dari berbagai buku, standar, dan situs internet yang berhubungan. Kemudian pengetahuan tentang produk didapat dengan cara pencarian data dari PT X serta percobaan di lapangan. Selanjutnya perancangan dan pemodelan gearbox baru dilakukan dengan bantuan software Pro/Engineer Wildfire 3. Terakhir analisis teknik dilakukan pada aspek kekuatan dan toleransi, di samping analisis pada aspek pembuatan dan pengujian secara singkat.
Hasil yang didapat yaitu berupa gambar teknik dari komponen-komponen gearbox yang telah dirancang. Dari hasil penelitian, perancangan dan analisis, dapat disimpulkan bahwa komponen-komponen gearbox yang telah dirancang cukup aman dan baik untuk dipakai.
Selanjutnya komponen-komponen tersebut perlu diproduksi dengan seksama agar mampu bekerja dengan baik sesuai harapan. Penulis sangat mengharapkan tulisan ini dapat memberikan sumbangan pemikiran, wawasan atau bahan perbandingan untuk pihak-pihak lain yang memerlukan bahan mengenai kegiatan ReverseEngineering, terutama dalam perancangan gearbox traktor tangan.
sumber : digilib.itb.ac.id
Oleh : PASKALIS BOWO ADITIA OKEN (NIM 13103061), S1 - Department of Mechanical Engineering
Dibuat : 2008
Reverse Engineering (RE) gearbox traktor tangan merupakan metode menduplikasi suatu produk yang telah ada sebelumnya tanpa melanggar hak paten atau hak cipta yang telah ada. Kegiatan RE ini dilakukan atas permintaan PT X yang dianggap mencontek produk dari perusahaan lain.
Tahapan dalam kegiatan RE yaitu mencari informasi teknik produk, mencari knowledge dan know-how dari produk, pemodelan dan analisis teknik, pembuatan prototype, pelaksanaan tes dan evaluasi, serta melakukan perbaikan produk. Yang menjadi fokus dalam tugas akhir ini hanya sampai tahapan analisis teknik. Dalam kesempatan ini, diuraikan tahapan-tahapan kegiatan RE dalam perancangan gearbox untuk traktor tangan berdaya 6 kW.
Pertama, dilakukan pencarian informasi teknik dengan cara studi literatur dari berbagai buku, standar, dan situs internet yang berhubungan. Kemudian pengetahuan tentang produk didapat dengan cara pencarian data dari PT X serta percobaan di lapangan. Selanjutnya perancangan dan pemodelan gearbox baru dilakukan dengan bantuan software Pro/Engineer Wildfire 3. Terakhir analisis teknik dilakukan pada aspek kekuatan dan toleransi, di samping analisis pada aspek pembuatan dan pengujian secara singkat.
Hasil yang didapat yaitu berupa gambar teknik dari komponen-komponen gearbox yang telah dirancang. Dari hasil penelitian, perancangan dan analisis, dapat disimpulkan bahwa komponen-komponen gearbox yang telah dirancang cukup aman dan baik untuk dipakai.
Selanjutnya komponen-komponen tersebut perlu diproduksi dengan seksama agar mampu bekerja dengan baik sesuai harapan. Penulis sangat mengharapkan tulisan ini dapat memberikan sumbangan pemikiran, wawasan atau bahan perbandingan untuk pihak-pihak lain yang memerlukan bahan mengenai kegiatan ReverseEngineering, terutama dalam perancangan gearbox traktor tangan.
sumber : digilib.itb.ac.id
Minggu, 05 Oktober 2014
Cara Menggunakan Aplikasi Windows Movie Maker
Buat kalian yang tertarik dan ingin belajar membuat video bisa mengawali belajar menggunakan aplikasi video editor yang sederhana dan mudah dioperasikan. Contohnya, Windows Movie Maker. Dengan aplikasi Movie maker kamu bisa membuat video dari beberapa gambar atau foto, bisa juga ditambahi dengan koleksi musik, kalian juga dapat menambahkan efek transisi di video. Dan juga bisa menggambungkan beberapa video menjadi satu.
Yang saya akan Tulis adalah bagaimana cara membuat Video dengan menggabungkan beberapa gambar, menyisipkan evek transisi dan ditambahkan menggunakan musik.
Cara membuat video :
1. Buka Aplikasi Windows Movie Maker
2. Mengambil beberapa gambar yang akan dijadikan video. Caranya klik Import Pictures.
3. Setelah jendela Import File tampil seperti di samping, pilih beberapa gambar sekaligus. Cara memilih gambar sekaligus dengan bantuan tombol Crtl pada keyboard kamu, (klik pada gambar ke 1, kemudian tekan tombol crtl lalu gambar kedua, ketiga dan seterusnya). kemudian jika sudah dipilih gambarnya lanjutkan dengan klik tombol import.
4. Di Tasks Window Pilih gambar lalu CTRL+A untuk memasukkan semua gambar pada story board atau timeline klik kanan lalu add to timeline
5. Tambahkan Video Transition
a. secara manual pilih video transisi yang ada di task window kemudian drag ke story board satu persatu
b. pilih semua gambar yg ada di storyboard (gunakan Ctrl+A untuk memilih otomatis semua gambar)
secara manual pilih video transisi yang ada di task window kemudian drag ke story board atau timeline satu persatu
Secara otomatis klik gambar lalu CTRL+A pilih video transisi kemudian klik kanan lalu add to stroryboard
6. Mengambil file music yang akan dijadikan background video. Caranya, klik import Audio or Music
7. Setelah jendela Import media tampil seperti di samping, pilih lagu yang akan digunakan untuk background video. Kemudian jika sudah dipilih lagunya lanjutkan dengan klik tombol import.
8. Di Tasks Window Pilih lagu lalu klik kanan add to timeline atau storyboard untuk memasukkan lagu pada storyboard atau timeline sebagai background video
9. Untuk menambah kan Title pada video, caranya klik titles and credits
10. Setelah selesai, untuk menyimpan video dengan format AVI. Klik menu file lalu klik publish movie atau bisa juga dengan menggunakan funckey CTRL+P
11. Setelah muncul Pilihan seperti gambar disamping pilih This computer lalu next
12. Lalu setelah itu isikan nama file yang diinginkan dan pilih media penyimpanannya kemudian next
13. Setelah muncul jendela seperti disamping pilih best quality for play back on my computer (recommended) lalu klik publish
14. Setelah kamu klik publish maka akan muncul jendela seperti gambar disamping, tunggu beberapa saat sampai proses publish selesai
15. setelah publishing selesai maka akan muncul jendela seperti gambar disamping, lalu klik finish. Maka dengan Otomatis video dapat lansung kalian lihat hasilnya.
Ini hasil video saya, video saya ini bukan kumpulan foto yang jadi video, tetapi mengedit video saya dengan menambahkan beberapa tulisan dan lagu didalamnya, caranya sama saja, hanya saja yang di import ke WMM itu bukan picture, tetapi video. Dan format videonya harus WMV. Jika video yang ingin kalian import itu formatnya bukan WMV, kalian harus mengconverte videonya terlebih dahulu, Lihat Caranya Disini
Yang saya akan Tulis adalah bagaimana cara membuat Video dengan menggabungkan beberapa gambar, menyisipkan evek transisi dan ditambahkan menggunakan musik.
1. Buka Aplikasi Windows Movie Maker
2. Mengambil beberapa gambar yang akan dijadikan video. Caranya klik Import Pictures.
3. Setelah jendela Import File tampil seperti di samping, pilih beberapa gambar sekaligus. Cara memilih gambar sekaligus dengan bantuan tombol Crtl pada keyboard kamu, (klik pada gambar ke 1, kemudian tekan tombol crtl lalu gambar kedua, ketiga dan seterusnya). kemudian jika sudah dipilih gambarnya lanjutkan dengan klik tombol import.
4. Di Tasks Window Pilih gambar lalu CTRL+A untuk memasukkan semua gambar pada story board atau timeline klik kanan lalu add to timeline
5. Tambahkan Video Transition
a. secara manual pilih video transisi yang ada di task window kemudian drag ke story board satu persatu
b. pilih semua gambar yg ada di storyboard (gunakan Ctrl+A untuk memilih otomatis semua gambar)
secara manual pilih video transisi yang ada di task window kemudian drag ke story board atau timeline satu persatu
Secara otomatis klik gambar lalu CTRL+A pilih video transisi kemudian klik kanan lalu add to stroryboard
6. Mengambil file music yang akan dijadikan background video. Caranya, klik import Audio or Music
7. Setelah jendela Import media tampil seperti di samping, pilih lagu yang akan digunakan untuk background video. Kemudian jika sudah dipilih lagunya lanjutkan dengan klik tombol import.
8. Di Tasks Window Pilih lagu lalu klik kanan add to timeline atau storyboard untuk memasukkan lagu pada storyboard atau timeline sebagai background video
9. Untuk menambah kan Title pada video, caranya klik titles and credits
10. Setelah selesai, untuk menyimpan video dengan format AVI. Klik menu file lalu klik publish movie atau bisa juga dengan menggunakan funckey CTRL+P
11. Setelah muncul Pilihan seperti gambar disamping pilih This computer lalu next
12. Lalu setelah itu isikan nama file yang diinginkan dan pilih media penyimpanannya kemudian next
13. Setelah muncul jendela seperti disamping pilih best quality for play back on my computer (recommended) lalu klik publish
14. Setelah kamu klik publish maka akan muncul jendela seperti gambar disamping, tunggu beberapa saat sampai proses publish selesai
15. setelah publishing selesai maka akan muncul jendela seperti gambar disamping, lalu klik finish. Maka dengan Otomatis video dapat lansung kalian lihat hasilnya.
Ini hasil video saya, video saya ini bukan kumpulan foto yang jadi video, tetapi mengedit video saya dengan menambahkan beberapa tulisan dan lagu didalamnya, caranya sama saja, hanya saja yang di import ke WMM itu bukan picture, tetapi video. Dan format videonya harus WMV. Jika video yang ingin kalian import itu formatnya bukan WMV, kalian harus mengconverte videonya terlebih dahulu, Lihat Caranya Disini
Langganan:
Komentar (Atom)










